The Young Marriage

The Young Marriage

  • WpView
    MGA BUMASA 290
  • WpVote
    Mga Boto 52
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Jul 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[ MASIH MASA REVISI] [Budidayakan saling mengapreasi karya seseorang dengan cara mengvote:)] Gue adalah senja anatasya,dipanggil dengan sebutan senja.Gue duduk dibangku SMA, kelas 10. keluarga gue menengah keatas. semua keinginan yang gue mau selalu dikabulin sama mama dan papa, Tapi sayangnya mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan. Menemani sebentar saja mereka tidak bisa karna mereka selalu memprioritaskan pekerjaan. Seiring berjalannya waktu Perusahan papa mengalami kebangkrutan. Mereka menyuruh gue menikah muda untuk mengembalikan kestabilan perusahannya dengan cara menjodohkan dengan salah satu anak temen papa. Gue seperti dijual dengan orang tua sendiri. Nikah Muda?Menjadi Seorang Istri? Apakah Aku masih bisa ke Club? Bersenang- senang bersama temen-temen? Liburan keluar negri?Apakah Aku masih bisa Bebas seperti dulu?.
All Rights Reserved
#40
bestcouple
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • De la luna
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • My Cold Ketos
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • My protective and perfect boyfriend
  • The Teacher Is My Husband (END)
  • After Djingga (Completed)
  • philopobhia

"Kenapa gak kalian jadiin aja sih hubungan kalian, kan sama-sama jomblo?" Ucap Mba Marta saat kami sedang makan siang di pantry. Kami hanya saling bertatapan dan Laluna memilih untuk mengalihkan pandangannya dan membiarkan pertanyaan kali ini dijawab oleh orang lain, lelah juga harus menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. "hahaha, lo orang yang ke sekian ta nanya kayak gitu." celetuk Mas Bagas sambil terbahak dan menepuk punggung kenan "gw juga bingung kenapa gak nikah aja sih kalian ken?" lanjutnya. "Udah ah balik ke meja ntar di cariin Bu Yola." seru ku mengalihkan pertanyaan Mas Bagas dan Mba Marta. Saat kami sudah kembali di cubicle masing-masing sebuah pesan masuk ke smartphone ku. "Iya ya Lun, kenapa kita gak nikah aja ya? Lo mau nikah sama gw?" "jangan gila lo ken? sana cuci muka, masih ngantuk kayaknya lo" balas ku sambil melotot kearahnya yang berada di pojok dekat ruangan Bu Yola. #cover from google

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman