We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pemotretan di Rumah Tua

Pemotretan di Rumah Tua

  • WpView
    Reads 29,295
  • WpVote
    Votes 2,430
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 16, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Pemotretan di rumah tua yang kami lakukan menyisakan banyak misteri yang sulit diterima nalar. Gangguan mahluk halus bisa pada hal-hal yang berada di luar kendali. Kejadian-kejadian mistis terus saja mengganggu mulai awal kegiatan sampai akhir. kami menjadi tidak tahu lagi yang mana yang nyata dan yang mana yang astral.
All Rights Reserved
#341
paranormal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Biasa : Akhir Datang Lebih Awal
  • BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN)
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Bersekutu Dengan Iblis [END]
  • Rumah Bercat Putih
  • Misteri Alas Tawengan
  • TO SETTLE [END]
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • Ghost Stories
  • 11:11PM

Tak ada yang benar-benar tahu apa yang disimpan oleh rumah tua itu. Retakan di dindingnya seolah menjadi mulut yang siap menelan siapa pun, dan simbol di pintunya bukan sekadar hiasan-itu adalah segel, atau mungkin... bentuk peringatan dari warga sekitar untuk tidak membuka pintu ini. Selama bertahun-tahun, rumah itu menjadi bisikan dalam gelap. Bukan hanya karena suara-suara aneh dari dalamnya, tapi karena katanya, mereka yang pernah masuk... tak pernah kembali dalam wujud yang sama. Ketika lima anak muda nekat menembus batas larangan, mereka tak hanya mengganggu arwah penasaran, tapi mereka membangunkan sesuatu yang jauh lebih marah dan lebih berbahaya. Di balik lorong-lorong gelap dan bisikan tak kasat mata, mereka dihadapkan pada rahasia yang telah terkubur selama puluhan bahkan mungkin ratusan tahun. Dan di luar rumah itu, seseorang menyaksikan semua dengan senyum tenang, karena ini bukan akhir dari cerita-ini baru awal dari sesuatu yang jauh lebih mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines