SAYLA
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 19, 2020
Sayla seorang cewek petakilan yang dalam masa remajanya memimpikan segala hal yang di impikan gadis-gadis pada umumnya. Terutama kisah cinta yang romantis. ****** Sayla yang saat itu baru menyandang status anak SMA, di kagetkan oleh seorang cowok yang tiba-tiba mengatakan bahwa dia akan menjadi kekasihnya mulai hari itu. Sayla pikir itu cuman lolucon. Tapi tak ada yang tau bagaimana takdir berjalan. Dari lolucon itu dia di hadapkan kepada takdir lucu. Takdir yang meruntuhkan banyak harapan hidupnya. Takdir yang membuatnya terjebak dengan cowok minim ekspresi itu. Takdir yang ingin dia kutuk. Takdir yang ingin dia tinggalkan. Namun hatinya sudah terpaku dalam kepada takdir itu. Hingga dia memilih bertahan. Mampukah Sayla melewati segalanya? Atau dia memilih menyerah pada takdir?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Raden Aluna | END
  • Karena Takdir [Tamat]
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • Deksa 's Diary
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • JEJAK LUKA
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • Kayla
  • MIRACLE

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines