Story cover for "RA..." by AshZayn4
"RA..."
  • WpView
    Reads 2,156
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 2,156
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 17, 2020
"Kau seperti hujan yang datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Hadir dalam hidupku membawa kesejukan. Meski harus kuakui, kadang kesal karena tanpa persiapan. Membuatku  jengkel tapi tersenyum disaat yang bersamaan. Juga kadang mengundang sakit yang membuatku harus terpekur di pembaringan. Membuatku kagum dalam diam karena setiap tindakan mu diluar dugaan. Dan terkadang aku kesal, karena tak pernah bisa memahami mu seutuhnya. Hei ini tentang kau, orang menyebalkan!!" 

Ini hanyalah sebuah funfic biasa dari serial novel "BUMI" karya "Tere Liye". Imajinasi dari pembaca yang berharap lebih dalam sebuah cerita. Karena menunggu itu membosankan.., maka ku putuskan untuk mengisi kekosongan. 
Seperti yang saya katakan sebelumnya, semua karakter di cerita ini milik "Tere Liye". Saya hanya meminjamnya saja. Jika ada kesalahan, kekurangan, dan ketidak sesuaian dengan karakter aslinya mohon dimaafkan. Selamat membaca...
All Rights Reserved
Sign up to add "RA..." to your library and receive updates
or
#6tereliye
Content Guidelines
You may also like
Hi Crush! (udah selesai) by Valbriel
52 parts Complete
UDAH SELESAIII!!! Aku tau rasanya nunggu cerita yang up nya lama huaaa :") • Cuma cerita biasa kok, rl dengan topping imagination ✨ Selamat membaca yops!!! Langsung cek i dot! __________________________________ "Ko tau ga kenapa matahari terbenam selalu indah" Aku menunjuk matahari yang mulai menurunkan radarnya. "Karena matahari capek bersinar karena selalu dikeluh in orang?" Plak "Apa hubungannya coba! Masa matahari tergantung sama kita sih" "Ya kali aja. Terus apa? Aku belom pernah denger" "Kata matahari 'Aku sedang membiarkan para manusia menikmati pesonaku sebelum aku menghilang' gitu katanya. Barusan dia bilang ke aku. Bener yang Koko bilang emang matahari sering dikeluhin orang karena panas tapi matahari bukan manusia yang suka pundung. Walaupun dia sebenernya sakit hati, dia tetep baik karena tetap bersinar seperti sedia kala." Ucapku panjang lebar. "Bukankah nanti dia kembali?" "Iya kembali dengan cara yang sama, mood yang sama. Menghilangnya hanya sementara dan mempersiapkan panggung untuk bulan beraksi. Dia menghilang sementara tapi dia berharap agar kita merindukannya." "Kata matahari 'kamu cantik' " "Ray. Di saksikan matahari, aku mau ngomong sebelum dia pergi" "Hm?" "I need to tell you something..." ______________________________________ Jangan main nyomot cerita orang ya! Nulisnya perjuangan melawan mager :") Punya otak kan? Jelas lah ya, pakek gih kasian dia gabut tauk! Kalau baca jangan lupa vote and comment okey!
You may also like
Slide 1 of 10
Bulan dan Bintang cover
Angin {icelaze} [END] cover
Bumi: KEBANGKITAN cover
New Adventure of Raib (Masa Revisi) cover
𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐢𝐧𝐠 cover
RaSeLi cover
Hi Crush! (udah selesai) cover
Sedikit cerita, sebelum akhir | Red Velvet ✓ cover
Mengungkap cover
You ✔️ LANJUT ONE SHOT cover

Bulan dan Bintang

21 parts Complete

Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan terjatuh juga. Ali yang biasanya terlihat cool dan tenang, hari ini terlihat murung. Raib pun mencoba menghibur dan menaikkan sedikit mood-nya. Setelah Ali merasa lebih baik karena dukungan Raib, Ali merasakan sesuatu yang berbeda terhadap Raib. Akankah Ali mendapatkan apa yang ia butuhkan? Mampukah Raib menghadapi hari-harinya bersama Ali tanpa bantuan Seli?