Si yatim yang survive

Si yatim yang survive

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2020
WpInfo
Non-Fiction
prolog Hidup berpindah-pindah (tahun 1981) Namaku Sairah, panggilannya Rarah, Emakku janda, anaknya banyak karna bapakku dan Emakku menikah, duda dan janda. Bapak membawa anak empat, Emak bawa anak dua, dari pernikahan sebelumnya. istri bapak meninggal karna sakit, sedangkan Emak cerai karna suami sebelumnya selingkuh dengan wanita lain. Dari pernikahan keduanya lahirlah kakakku Tia, Shaleh, Noak dan aku sebagai putri bungsu, yang diberi kesempatan numpang hidup di dunia oleh-Nya. Tiga kakakku yang lain meninggal dunia ketika masih balita. Namanya Saimah, Fatimah dan Ali. Suku bahasa kami paser, tinggal di daerah Semuntai, kecamatan long ikis, Kabupaten Paser.(lengkap amat) Suku kami rata-rata berprofesi sebagai petani, berladang berpindah-pindah tempat. Sebagian kadang melaut mencari ikan tentu saja. Bapakku meninggal dunia saat aku berusia empat bulan, karna sakit keras, usianya sekitar 50'an lebih kala itu, Emakku berusia 40-an jadilah aku anak YATIM. Bagaimana perjalanan hidupku selanjutnya? Next😘
All Rights Reserved
#41
yatim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Take My Heart
  • Hai, Kak! (END)
  • Sehari Untuk Selamanya
  • sraddah (on going)
  • AGENARRA
  • Janda dua anak itu, Pacarku!
  • KELUARGA FATAMORGANA (SLOW UPDATE)
  • PERNIKAHAN KU HANCUR OLEH BIBI KU
  • Ayah Untuk Bunda [Revisi]
  • Sold Out!!

#Prolog "Binda gak mau kuliah disana pa. Kenapa sih papa selalu memaksa kehendak papa? Binda nyaman tinggal disini, udah deh ya pa, pokoknya Binda gak mau pindah ke Indo, Binda maunya di sini, di Ausis." ujar Binda di ujung telfon dan kemudian mematikannya. " sial banget sih hidup gue semenjak kepergian mama, papa selalu memaksakan kehendaknya. Apalagi ada nenek sihir itu. Arrgghh. Kenapa sih semua ini?" batin Binda. 1 minggu setelah papa menelfon Binda, papa pun dateng bersama kakak Binda. Papa tetap memaksa Binda untuk membawa Binda kembali ke Indonesia. Kakak Binda pun ikut membujuk Binda. "ayo lah dek, balik yah ke Indo. Kakak kesepian tau gak semenjak kamu gak dirumah. Pulang yah dek." Ujar kak Dika. Karena bujukan sang kakak, Binda pun menuruti kemauan papanya. Binda pun mengemasi barang-barangnya dan langsung meninggalkan rumah yang selama 4 tahun ia tinggali itu. Mereka segera berangakat ke Airport untuk kembali ke Indonesia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines