The Last Hope

The Last Hope

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
Kebahagiaan itu adalah hak setiap manusia di dunia ini Sekecil apapun kebahagiaan itu tercipta Se-sederhana senyuman yang akan tampak dengan tulus Semua berhak merasakan Namun ada sebagian orang yang mengorbankan kebahagiaan itu Dengan cukup melihat orang tersayangnya bisa tertawa lepas dan merasakan apa itu kebahagiaan yang sesungguhnya, tanpa kehadirannya sekalipun. Walaupun dirinya sendiri harus merasakan sakit Dan itu aku Tak apa, Karena ini adalah harapan terakhirku Dan entah akan bagaimana takdirku nanti Yang pasti sebelum aku benar-benar pergi Aku ingin melihat mereka Bahagia " Maulyn Hanna Silvia L "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BITCH
  • FORCED || sungjake
  • Sebelum Luka
  • 365 Lembar [END]
  • Equanimity(End)
  • Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ)
  • SENA
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • Haruskah Aku Bertahan?
BITCH

Ada bagian yang diprivate. Sebelum baca follow dulu. --Love You All-- Keytha Darmawan-- Takdir yang membuatku masuk kedalam dunia penuh dengan kemaksiatan. Aku benci hidupku, aku benci ditakdirkan hidup bila hidupku hanya penuh desahan lelaki hidung belang. Aku benci Tuhan yang selalu membuatku semakin sepi. Aku benci dunia ini. Adakah dirimu yang begitu mencintaiku tanpa melihat wajahku yang cantik, tubuhku yang seksi, dan hartaku yang berlimpah. Maukah kau dengan aku yang hina? Maukah kau dengan ku yang sederhana? Maukah kau dengan ku yang sudah tidak cantik lagi? Maukah kau mendekapku yang menangis? Maukah kau menciumku yang tersakiti? Maukah kau menuntunku kepadamu yang ku cintai? Dan maukah kau bertahan dengan hidupku yang malang ini? Reyfano Achmad Dirgantara-- Entah apa yang harus kulakukan. Berulangkali aku sudah putus asa dengan hidupku yang selalu disakiti oleh seorang wanita. Aku tidak peduli dengan kau yang hina. Aku tidak peduli kau berasal dari keluarga kaya, keluarga sederhana, atau bahkan keluarga miskin. Aku tidak peduli kau yang cantik atau pun tidak. Asalkan semua itu ku terima darimu yang benar-benar mencintaiku dengan tulus. Aku akan memelukmu disaat kau menangis. Aku akan menciummu disaat kau tersakiti. Aku akan menuntunmu padaku yang saat ini menunggumu dengan cintaku. Aku akan membuat hidupmu yang terasa sepi akan menjadi lebih berwarna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines