LIVING DIARY

LIVING DIARY

  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
Hanya cerita tentang Sesosok gadis yang kurang kasih sayang dari orang tua nya dan pecinta sajak yang tak pernah memiliki tujuan hidup yang selalu pasrah dengan kejam nya dunia seorang diri tanpa senderan. Di bully? Wonyoung masih menerima nya. Namun bagaimana saat Bunda kandung nya sendiri yang menyiksa batin maupun fisiknya. Lalu pada saat SMA dia masih menjadi korban bullying, Tetapi dia pun menemukan cinta pertamanya. Akan kah perjalanan cintanya berjalan mudah atau berliku²? . Start : 18Juni 2k20 Finish : - ©ZeZo (n)Cerita ini murni dengan pemikiran Saya. Jika ada kesamaan mohon maaf. tpi ini benar² hasil haluan saya
All Rights Reserved
#102
boemgyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Hidden Things [END]
  • Tinggal Kenangan
  • Rain Drops ( On Going )
  • Alone -yeonbin✔
  • You Are Mine || TXT x ITZY [Complete]
  • Hwang's Love Story
  • Because I love you (HHj x HYj)
  • 𝔻𝕖𝕧𝕚𝕝 𝔸𝕓𝕤𝕠𝕣𝕓𝕤 ℍ𝕖𝕒𝕣𝕥 || 𝐘𝐞𝐛𝐚𝐢𝐥𝐢✔️

[Harap follow sebelum membaca] Hyunjin Adyaksa, laki-laki 16 tahun yang terlihat bahagia didepan semua orang, padahal dia hanyalah seorang laki-laki yang rapuh dan harus menanggung beban yang berat. Tetapi kehidupan Hyunjin perlahan mulai berubah setelah dia mengenal seorang gadis yang mulai mengisi kekosongan hari-harinya. Hari demi hari, tampaknya kebahagian tidak terus menghampiri kehidupan Hyunjin. Haruskah dia memasang wajah palsunya kembali? Karena orang yang menjadi kehidupan Hyunjin perlahan mulai meninggalkannya. . . . . . . "Dikehidupan gue gak ada yang namanya pemaksaan. Gue cuma laki-laki yang mungkin berbanding terbalik sama kehidupan lo. Jadi, kalau hubungan kita gak direstui, gue gak akan maksa. Tapi biarin gue berjuang pake cara gue sendiri. Bukan maksa, tapi berjuang!" -Hyunjin Adyaksa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines