Jejak Rasa [on going]

Jejak Rasa [on going]

  • WpView
    Lecturas 19
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 9, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Sebuah kisah biasa tentang keluarga,persahabatan dan percintaan. Namun seorang gadis ini hanya ingin menularkan rasa yang Ia lihat melalui hobinya tetapi terhalang oleh Ayahnya sendiri.Walaupun terhalang Ia tetap maju memberi jejak di setiap sudut yang Ia jalani. Sampai Ia bertemu sesorang yang akan membuat hari- harinya lebih bebas dan berarti tanpa terhalang oleh siapapun.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • To Heal
  • DEAR NAYA: From Raka
  • Juan [REVISI]
  • Naura & Lukanya
  • Bahagia
  • Waktu?
  • Syerli And The Wounds That Never End
  • Journey to the dream
  • Beauty from You
  • You Are My Fairy
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido