Haryaka

Haryaka

  • WpView
    Leituras 45,505
  • WpVote
    Votos 5,311
  • WpPart
    Capítulos 27
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 19, 2025
Mawar, seorang santriwati asal Kalimantan yang hanya bermodalkan nekad untuk nyantri di luar pulaunya. Awalnya dia hanya berniat kabur dari genggaman ayah tiri yang hendak menjualnya menjadi pelacur. Pelarian itu tanpa siapapun ketahui membawa Mawar pada dunia dua orang pria yang berhubungan lekat melebihi saudara. Mungkin bagi Gus Zayan, Mawar adalah satu, pertama, perdana dan terakhir. Namun, pria itu tak tahu bila akan ada akhir lain yang mengakhiri semuanya. Sementara setelah patah dengan Ning Hilda, Gus Arkan memulai kembali berkelana untuk mencari sesuatu yang bahkan telah hadir lama di sisinya. Akankah ada saat salah satu dari mereka diberi pilihan? Lantas siapa yang akan memilih, atau bahkan dipilih? Cerita ini dilengkapi dengan romansa islami juga sedikit pergulatan batin yang kental. Selamat membaca🤗🤗 Siti Romlah⚘
Todos os Direitos Reservados
#44
ruqyah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • MUARA KIBLAT
  • Kutukan Cinta Gus Tampan (END)
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Takdir Cinta
  • Presma Pesantren
  • Humairoh
  • AMILA
  • Dia dan Doa
  • Sesuci Cinta Airaa [ SUDAH TERBIT ]
  • Al Biru? (on going)

📌Spin off "Kiblat Cinta". Disarankan untuk membaca Kiblat Cinta lebih dulu untuk mengenal masing-masing karakter tokoh di dalam cerita Muara Kiblat. *** Ditunjuk sebagai penerus untuk mengabdikan dirinya pada pesantren merupakan sebuah tanggung jawab besar bagi seorang Kafka Rafan El-Fatih. Di tengah menjalani amanah yang diberikan oleh sang ayah, Kafka juga harus melatih kesabaran ketika menghadapi salah seorang santriwati yang mengejarnya secara ugal-ugalan. Adel Dwi Arfani, seorang santriwati yang dulu menjadi partner perdebatannya, kini berpindah kiblat menyukainya. Menurut Adel, mengejar cinta sama saja dengan mengejar rezeki, harus diperjuangkan dengan usaha dan berdoa, tentu dengan cara yang halal pula. Maqom manusia adalah berusaha, itulah prinsip yang ia lakukan sekarang. Lantas, bagaimana ketika ia telah mendapat balasan cinta yang setara, fakta masa lalu justru menghancurkannya? Akankah takdir cinta mereka bermuara di tempat yang sama? Atau justru ombak membawa keduanya ke tepi yang berbeda?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo