Story cover for Stalker Pucat by Kaneki097_
Stalker Pucat
  • WpView
    Membaca 43
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 43
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jun 18, 2020
*Wajib Follow sebelum baca*


Aku punya 1 Stalker.
Aku tidak tau nama nya.

Bahkan aku meragukan dia itu manusia.
Wajah nya.... sangat pucat.


Ia kerap hadir di mimpi ku.
 Tapi baru-baru ini ia berani menampakkan wajah nya di hadapan ku secara langsung.

________..._________


"Kau siapa?"


"Aku? Anata no koibito," jawab nya sambil tersenyum manis dengan bentuk mata seperti bulan sabit.


________...________


Maaf jika tidak sesuai Ekspetasi mu.

Don't Copy-paste my Story.

Kaneki.kun©copyright2020
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Stalker Pucat ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#75arwah
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
AvalonAna cover
STALKER cover
Vampire Castle cover
He Is Not Human [Hiatus] cover
MIXTURE! (About Secrets) cover
Her Secret Admirer (fem kageyama harem) End cover
ALZEL (TERBIT) cover
Psycho Party cover
Noona, Can You Remember Me? [✔] cover
90 Hari Mengejar Cinta Alvaro[End] cover

AvalonAna

7 bab Lengkap

Menceritakan tentang Avalon Ganendra Abraham yang masih penasaran dengan sook yang pernah menolong waktu kejadian yang membuat adik kesayangannya meninggal. Dan tak sengaja mengenal sosok Ana Nadira Saputri yang ava pikir ada sangkut pautnya dengan yang ava cari selama ini. Cuplikan part. Merasa iba pada ana ava pun ber inisiatif medekat dan memberikan pelukan untuk menutupi wajah ana agar tidak melihat jarum . " Udah nggak usah liat " ucap ava sembari menepuk pelan kepala ana agar rileks namun tak sedikit ana terkadang meringis kesakitan setiap jarum yang menusuk pada kulit ana . Ana masih mengais namun tidak sekacau tadi , kini baju ava sudah sedikit basah karena tangisan ana ia membiarkan itu dari pada ana akan memberontak dan berakibat buruk . "Nah sudah selesai " intrupsi sang suster saat plester terakhir menutup luka ana " Non?" Tak mendapatkan sautan ava pun mencoba melihat dan ternyata ana sudah tertidur lelap dalam pelukan ava " Wah ... Pantesan dari tadi anteng ternyata udah pindah ke alam mimpi tuan , pacar tuan gemesin ya kalo lagi tidur gini anteng , nggak kayak tadi " ucap sang suster cekikikan sembari membereskan peralatan