SYAFATILLAH (SLOW UPDATE)

SYAFATILLAH (SLOW UPDATE)

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
Apa yang harus ku harapkan di sini? Semua nya bahkan tak ada yang menginginkan ku berada di sini, berada di dekat mereka. SYAFATILLAH(16 tahun) hidup nya berubah setelah kepergian mama nya yang meninggal 2 tahun yang lalu. Meninggal tanpa melihat diri nya untuk terakhir kali nya. Papa nya selalu saja membeda-beda kan diri nya dengan anak tetangga maupun adek nya sendiri. Sakit? Sudah sangat jelas hati Syafatillah sakit jika di beda-bedakan. Papa nya yang bersikap kadang-kadang baik dan juga kadang-kadang marah membuat hati nya terluka dan tak paham dengan sikap perilaku Papa nya yang berubah-ubah. Di saat ia baru saja menduduki bangku kelas 2 SMA, diri nya terpaksa harus berhenti sekolah karna masalah ekonomi keuangan yang selalu berkurang. Apalagi sekarang telah muncul nya wabah virus yang membuat semua orang melakukan lockdown di rumah mereka masing-masing sekaligus kerja. "Tidurlah, tak ada yang menginginkan diri mu di sini." ▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎ Happy Reading Guys🤗💚 Semoga kalian suka dengan karya ku🙂🌹 SEBAGIAN CERITA DI AMBIL DARI KISAH NYATA : )
All Rights Reserved
#361
teka-teki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLOSER
  • You Are My Only One (REVISI)
  • Fifa Story [END] ✔
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • ZiAron [END]
  • REGATHAN [END]
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Salah Target [Unpublish]
CLOSER

[ON GOING] *Fiksi Remaja [15+] Lebih dekat karena pertemuan. Hadirnya tidak terduga mengisi bagian dari kisah nyata dunia. Aku kira hanya sekedar lewat, ternyata malah semakin mendekat. Entah akan bertahan lama atau hanya sebagai bagian dari cerita hidup saja. _____ Aku hidup dalam kepura-puraan dengan suasana kelabu, bahkan dengan teka teki yang terus membelenggu. Diriku sendiri susah memahaminya apalagi kamu, Kania. Berhentilah karena aku hanya membawa luka tanpa bisa menyembuhkannya. ~Ragil Araga~ Aku sudah terbiasa terluka dan kecewa, jadi tidak perlu membicarakannya. Jangan terlalu mendorongku pergi, karena bisa jadi aku adalah jawaban dari semua teka teki yang sedang membelenggumu kini. ~Kania Sukma~ _____ *Maaf jika cerita ini masih memakai latar dan waktu masa remaja yang duduk di bangku SMA. Sangat membosankan bukan? Tapi cobalah untuk membaca prolognya, siapa tahu sangat penasaran apa yang ada dalam epilognya. Semoga saja berkenan membaca. Terima kasih atas perhatiannya. *I created my story just for fun. If you vote and comment, i'll be very grateful. *Cerita pertama yang aku buat di wattpad. CHECK IT OUT!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines