Pieces of Memory

Pieces of Memory

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
Ketika rasa dan keadaan saling bertolak belakang, Saat semua orang bahkan kamu sekalipun mengacuhkan, aku akan tetap berdiri tegak. Aku. Hanya aku, walau tanpa pedulimu. Hanya aku, walau tanpa kehadiranmu. Tidak, aku tidak benar-benar sendiri. Aku menggenggam kenangan kita. Serpihan yang mambuatku mampu melawan semuanya dan menunjukkan pada dunia; Bahwa aku benar. Sequel of You Got Me From Dinoplast! Catatanku, tentang kenangan kita ~ June-2020
All Rights Reserved
#155
killer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Let Me Love You Longer
  • Hug me! (my lady)
  • Deja vu
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Memories
  • You, Hope, and Memories
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Atarangi. {Selesai}
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines