Thoughts and Notes

Thoughts and Notes

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 19, 2020
Sebenarnya, menjadi manusia itu gak gampang. percaya deh. Kalian harus hidup berdasarkan pikiran, lingkungan, dan permasalahan. Ditambah lagi mempertimbangkan pembicaraan dan pemikiran orang lain tentang kita. Haduh. Ribet juga ya ternyata jadi manusia? Bukan novel, cerita, puisi, quote, dan lain sebagainya. Hanya sebagian kecil pemikiran-pemikiran kompleks tentang kehidupan seorang manusia dan pikirannya. Bisa saja pemikiran kotor, pemikiran kreatif, pemikiran perubahan, dan lainnya. Untuk kamu yang mudah terombang-ambing pikirannya, permisi, mundur atau minggir dulu ya. Takutnya malah membuat sisi keegoisan kamu muncul. Kan gak lucu! hehe. Udah ah, cus baca langsung aja. Cuma mau baca? monggo. Mau komentar setelah baca? monggo, lebih bagus. Asalkan jangan cuma lihat setelah itu komentar yang negatif, ya. Salam,
All Rights Reserved
#915
pikiran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Perjalanan Cintaku...
  • My Bromance [18+] End
  • My Deepest Thought
  • Just a memory~ (Lilipan012)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)
  • Karena Kamu Rumahnya

"bagaimana kalo kita bisa mengenal dan memiliki seseorang yang pernah kita do'akan karna dia adalah kriteria kita???menyenangkan bukan. tapi bagaimana kalo semesta hanya memberikan waktu sementara" senang bisa mengenalmu rifky memiliki kamu juga gapernah terfikirkan,hinga pada akhirnya kau memilih untuk menjadi traumaku apakah do'aku kurang singnifikan hinga akhirnya kau beralih peran. bagiku kau kemustahilan yang pernah kumiliki dan kehancuran yang pernah kubuat sendiri dengan sengaja,aku percaya cinta tulus itu ada karna aku melihat caraku mencintai kamu dulu aku sangat percaya sama kamu bahwa kamu juga akan setulus itu dan memilih menetap selamanya hinga pada akhirnya kau pergi tanpa alasan apapun dan aku slalu bertanya dalam fikiranku yang menghantui malam sepiku. "bagaimana cowok se soft spoken dia menjadi seseram itu,bagaimana cowok yang seperduli itu menjadi segamau tau itu dan bagaimana dia bisa bahagia sedangkan aku gak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines