T R I A N

T R I A N

  • WpView
    Leituras 163
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, ago 14, 2020
Trian memasuki kawasan sekolah dengan banyak pasang mata yang menatap nya kagum, namun tak dihiraukan olehnya. Sifat dingin dan cuek Trian tak membuat para penggemarnya berkurang. Ia menelusuri koridor kelas untuk sampai kekelasnya. Namun tiba² ada yang menabraknya dari belakang. "Ih berenti kok tiba², kaya sekolahan punya dia aja" cibir sang penabrak sambil mengambil buku² yang berserakan "liat² kalo jalan" jawab trian dingin berbalik badan dan menatap sang penabrak. Mau tau kelanjutannya???. Baca aja yah siapa tau suka maaf aku amatiran:)dan jan lupa follow yah bagi kenyamanan bersama
Todos os Direitos Reservados
#164
chimon
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ex or New? [REVISI]
  • CLAGRAS [END]
  • Important Figuran (END)
  • Love From Arranged Marriage [Completed]
  • CHINTYA ARISTA
  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • Cuaca
  • This Is Moments

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo