Story cover for Yang Pernah Ada  by sweetccnt
Yang Pernah Ada
  • WpView
    बार पढ़ा गया 1
  • WpVote
    वोट 0
  • WpPart
    भाग 2
  • WpView
    बार पढ़ा गया 1
  • WpVote
    वोट 0
  • WpPart
    भाग 2
जारी, पहली बार प्रकाशित जून 19, 2020
Mengisi waktu PSBB ini 🤣 masih amatiran



"Eh sha wkatu lu pacaran sama dia kocak ya".

"Iya cuyyyy, yang biasanya cowo yang jutek, eh ini malah ceweknya yang jutek".

"Tau njir, padahal mah hatinya berbunga bunga tuh, tapi gitu gengsi nya".

"Tau lu sha makanya kalo sama pacar mah waktu itu gausah gengsi". 

"Mampus kan lu "kegengsianku membawa malapetaka" HAHAHA".

"Eh pas putus mah di depan cowo nya baik baik, eh pas udah jauh dari cowonya baru nangis".

Ya itu kata kata dari temen laknattttt kuuu.


Jangan lupa vote dan comment!
सभी अधिकार सुरक्षित
Sign up to add Yang Pernah Ada to your library and receive updates
या
#978ex
सामग्री दिशानिर्देश
आपको शायद ये भी पसंद आएँगे
आपको शायद ये भी पसंद आएँगे
Slide 1 of 10
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Dating online  cover
Where's Home cover
HE IS MY MINE! cover
the other side cover
7 hari menggapai cintanya cover
still you cover
Sugar momy (Tahap Revisi) cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Miracle (SELESAI) cover

Suamiku Amnesia (REPOST)

24 भाग पूर्ण प्रौढ़ों के लिँ

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-