Suamiku Dayyus

Suamiku Dayyus

  • WpView
    OKUNANLAR 21
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Haz 28, 2020
"Mas, Kirana sekarang sudah hampir selesai pendidikannya di Sekolah Dasar(SD). Bagaimana kalau nanti kita masukkan saja dia ke pesantren, apalagi dia kan anak perempuan kita satu-satunya. " Ma," sekarang ini semuanya harus di ukur dengan materi, tidak bisa hanya dengan pandai ngaji, mau jadi apa nanti anak kita kalau dia besar, mau jadi guru ngaji, yang hanya di bayar 150.000/ perbulannya? " "Pikir pakai logika dong. coba lihat guru ngaji Kirana yang datang ke rumah kita, pakai honda butut, sendal jepit, rumahnya aja sampai sekarang masih ngontrak, kamu mau melihat nasib anak kita seperti dia.?" " Kata-kata suamiku sangat menyakiti perasaanku, ibarat ratusan anak panah yang menancap keras di jantungku, sejenak aku terdiam, aku berusaha menenangkan pikiranku, aku tahan air mata yang hendak tumpah. Akankah keluarga ini bertahan lama dengan dua sifat yang selalu berlawanan antara suami dan isterinya? Apakah Kirana mengikuti saran Bapaknya untuk masuk ke sekolah Negeri? Ataukah dia akan mengikuti kata-kata ibu nya untuk selalu menutup aurat dengan di didik di lingkungan pesantren?
Tüm hakları saklıdır
#799
tampan
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • TROUBLEMAKER COUPLE.  ( End )
  • Ada Cinta di Kota Gudeg
  • Ku kejar sampai nyasar? (End)
  • Ijbar [Selesai]
  • Back Then, I Was Just A Child!
  • GUS ATAU USTAZ? [END]✅ Sudah Terbit
  • Derita Menjadi Ketua Kelas
  • She's Mine_Sahijae_
  • Aturan Anti Cinta

"Wil, kata bapak gue jodoh itu cerminan dari diri kita, lah lo bandel gini berarti jodoh lo bandel juga dong?" Ujar Arin kepada Wilona. "Kalau Jodoh gue bandel juga keren dong, jadi gue sama dia sehati" jawab Wilona sekenanya. "Gila lo Wil, lo aja satu sekolah nyerah, lah kalau ada dua?. Hancur kali itu sekolah" Arin kembali mengatakan pemikirannya. "Hahhaha, lo itu berlebihan Rin, gue baru juga pindah 5 kali dalam setahun ini" jawab Wilona santai sambil mengaduk minumnya. "Sumpah Wil, lo kata baru 5 kali?, gila lo sumpah ratunya troublemaker emang beda. Oh ya berarti lo punyak banyak temen dong dalam setahun ini, secara kan lo di sekolah ini aja baru 20 hari" "Ya gitu deh, temen banyak musuh juga. Tapi yang paling penting bagi gue itu musuh" "Tau ah gelap, ngomong ama lo mah emang serasa dunia kebalik gue. Orang pada nyari kawan lah lo nyari lawan" "Gue mau uji kemampuan gue doang Rin, 5 sekolah yang udah gue singgahi di satu tahun ini, tapi gak ada yang bisa ngalahin gue, kepsek nya aja langsung DO gue." Jawab Wilona sambil memasang wajah sombong. "Ya iya lah Wil, lo ini ya penampilan aja feminim eh kelakuan lo amit amit. Gue yakin habis kenaikan kelas lo juga bakal di DO dari sini." "Ya gue rasa juga gitu, soalnya ujian kan hari ini kelar" "Trus kalau lo keluar dari sini mau masuk sekolah mana lagi?" "Gue ikut aja, nyokap mau masukin kemana juga gue pastiin paling lama ya 5 bulan" "Iya deh terserah lo"

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi