MOON
  • WpView
    Leituras 47
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jun 25, 2020
"Dia orang bisu, taunya hanya makan, dan tidur!" Agan menghentikan langkahnya, mengambil nafas dalam, kemudian berbalik. Agan menatap tajam ke arah gagam. "gue cabut duluan ya, gak mau ikutan kek ginian. " Kibin meninggalkan Gagam sendiri. " lah, kok cabut sih! " " aku lagi ada janji dulu sama febri, dahhh! " " lah, Bucin lu Bin! " Gagam berbalik, dan menatap tajam kembali ke arah Agan. Aganpun berlalu, pergi begitu saja. Dan Gagam terus memusatkan perhatianya, kemana Agan pergi. " bodoamat dah! " Sedikit senyum sinis, Gagam juga melangkah pergi. *** -Dua anak, dari Ayah yang berbeda. -Saling bersaing untuk jadi yang terpintar. -Saling berlomba untuk membahagiakan ibu mereka berdua, meski dari ayah berbeda, dan cara yang berbeda pula. -dan saling berlomba untuk membahagiakan pribadimya masing-masing. *** Kisah ini dimulai sejak seorang seprang Elf berasal dari bulan, jatuh cinta pada makhluk Bumi. Namun semuanya berubah, saat perselisihan terjadi karena cinta itu sendiri. Hingga semua sejarah indah yang ia telah ramalkan, berubah. Dan berimbas pada keturunannya. .......... Ke anehan dan kelebihan yang di miliki anaknya, membuat hidupnya begitu sulit. Bahkan sempat di perkirakan tak akan lama. Namun karena kekuatan cinta lagi. Semuanya menjadi tidak mustahil. ......... Sejarah sedikit demi sedikit terbuka. Hingga hubungan di dalam rumahpun menjadi korbanya. ...... Banyak yang akan terbobgkar lagi, seiring berjalanya kisah ini. Mudah2an tidak membosankan. Stay terus pke!
Todos os Direitos Reservados
#87
son
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
    Pelangi yang Telah Lama Hilang
    "siapapun tante, adik ayah, adik bunda, tetangga atau simpanan ayah, aku anggap tante cuma benalu tau" ucapku memberi penekanan pada kata simpanan. Wajah Tante Dista terlihat terkejut. "heiii.."ia membentakku "ga pernah di didik ya sama bunda mu, ternyata bundamu itu ga becus jadi seorang ibu ya pantas saja ayahmu tergila gila pada ku" "kamu ga usah senang dulu, suatu saat nanti aku yang akan mengusirmu dengan tanganku sendiri" sambungnya Aku menyeringai "barusan kau buat pengakuan kan" tanyaku menatapnya jijik. Tante Dista terlihat kikuk. "hahaa..... Jadi kau memang simpanan ayah. Dan masih sanggup tinggal dirumah kami. Ga tahu malu"ucapku dengan penekanan di kata simpanan dan malu. "kauuu-"ucapnya tertahan ketika bunda mulai mendekati kami. Aku mendekat ke arah tante Dista tetap mempertahankan senyum palsuku. Menginjak kakinya dengan keras, dan pura pura mencium pipinya dengan mesra. Dia menjerit tertahan dan aku senang. Tanganku yang bebas menarik rambutnya yang terjuntai panjang. Dia meringis dan mencengkram tanganku kuat kuat. Bunda tak pernah tau itu. Bunda hanya tersenyum dan menganggap semuanya akan baik baik saja. Padahal aku dan tante Dista sedang menyiapkan strategi perang kami masing masing.
    WpPart
    Concluída
    FLAMBOYAN
    FLAMBOYAN
    Takdir, sekali bergerak, tak pernah bisa dihentikan. Ia mengalir seperti angin, tak terlihat, tak tersentuh, tapi mampu menggoyahkan yang paling kokoh. Bahkan seluruh kekuatan dunia pun tak mampu menahannya. Ia hanya datang... lalu mengubah segalanya. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan dua tokoh utama yang mungkin bersatu, atau justru harus melanjutkan cerita di jalan masing-masing. Tak ada yang bisa memastikan. Apakah mereka akan menjemput bahagia bersama, atau belajar melepaskan demi kedewasaan. Mereka bagaikan dua tetes air dari sumber yang sama, tapi lahir dalam botol berbeda. Sama-sama jernih. Sama-sama murni. Namun tetap berbeda rasa, berbeda cerita. Ini bukan kisah cinta yang dipenuhi konflik besar. Ini tentang rasa-rasa kecil yang sering kita abaikan tentang harapan, kecewa yang tak meledak, tentang diam yang ternyata menyimpan banyak kata. Sebab dalam hidup, tak semua kisah perlu ribut untuk terasa berat. Kadang, justru sunyi itulah yang paling menyesakkan. Tak ada yang tahu akhir dari cerita ini. Tapi satu yang pasti: setiap hal yang terjadi, telah ditulis oleh takdir dengan sangat rapi dan rahasia. Selamat membaca... Semoga kamu merasakan hangatnya cerita ini seperti pelukan yang datang tanpa diminta.
    WpPart
    Concluída
  • ARKAN |END| Belum Revisi
    ARKAN |END| Belum Revisi
    {FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~
    WpPart
    Concluída
    Is It Home ?
    Is It Home ?
    [SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.
    WpPart
    Concluída
  • CINTA DALAM KELABU
    CINTA DALAM KELABU
    Ini tentang Aqiila dan Aqeela, sodara kembar yang selalu diterjang oleh masalah, mulai dari masalah percintaan, keluarga, dan persahabatan. Bahkan hubungan persaudaraan mereka yang tadinya baik baik saja ikut merengang. **** "Jangan nangis, gue tau elo kuat! " bisik pria itu yang membuat Aqiila membuka matanya "Rayen.. " lirihnya Ya, dia adalah Rayen, seseorang yang Tuhan kirimkan untuk selalu menjaga dirinya, Rayen itu seperti kesatria menurut Aqiila, selalu melindungi dirinya, dimanapun itu. "Mulai sekarang elo jauhin Rayen, atau gue akan buat tante Adel dalam bahaya!" Bruk... Mengingat ancaman Aulia, segera Aqiila mendorong Rayen. Apalagi melihat Aulia yang menatapnya tajam. "Qil, elo kenapa sih? " bingung Rayen "Jangan pernah gangu hidup gue! Jangan pernah tolongin gue, mau gue dalam bahaya sekalipun jangan pernah tunjukkan muka elo didepan gue! " tegas Aqiila Rayen sedikit mendekat namun Aqiila menahan dirinya. Aqiila menangis, "Hiks..Hiks..PLIS JANGAN GANGU HIDUP GUE!! BERAPA KALI SIH GUE HARUS BILANG KE ELO, KALO GUE ITU BENCI SAMA ELO!! LEBIH BAIK ELO URUSIN TUH CEWEK ELO!! " Sentak Aqiila yang kini berlari keluar **** "Hiks.. Hiks.. Kenapa sih semua orang ninggalin aku? Apa salah aku? Hiks.. Hiks.. " tanya Aqeela "Banyak! bahkan kalaupun semua orang benci elo dan ninggalin elo, kesalahan elo masih banyak" jawab Rasya "Kalo Tuhan ambil nyawa aku? Apa kesalahan aku masih banyak? " lirih Aqeela "Banget! Justru gue seneng banget kalo elo hilang dari dunia" jawab Rasya Aqeela menghapus air matanya, dan beralih menatap Rasya, "Kalo Tuhan ambil nyawa aku, apa kamu bakal maafin aku? " tanya Aqeela "Gue akan maafin elo kalo elo bener bener hilang dari dunia ini! " jawab Rasya begitu santai "Oke kalo itu mau kamu, aku harap kalo suatu saat aku gak ada, kamu bisa bahagia" "Oh pasti! " **** Penasaran, yuk langsung kepoin! Jangan lupa vote dan coment! 🙏😊
    WpPart
    Concluída
    Complicated {Completed}
    Complicated {Completed}
    Akhirnya setelah 5 tahun, Leilah kembali ke Amerika. Dia berpikir semuanya masih sama seperti sebelum dia pergi. Bertemu dengan sahabatnya Dominic, kembali bersekolah dengan Dominic dan menjalani hari-hari bahagia dengan Dominic. Itulah harapannya. Namun ternyata dugaannya salah. Dominic telah berubah, dia bukanlah Dominic yang Leilah kenal dulu. Lingkungan sekolah yang ia bayangkan akan ia jumpai saat kembali, musnah dalam sekian menit ia memasuki sekolah. Ia berharap menjumpai teman yang ramah dan bersahabat serta keberadaan Dominic di sampingnya saat ia bersekolah kembali ke Kota ia dibesarkan. Agar ia bisa menenangkan hatinya yang gelisah selama 5 tahun yang kelam di Rusia. Namun yang ia jumpai di hari pertama sekolah adalah pembullyan di depan matanya. Dan orang yang tidak ia sangka akan melakukan hal itu adalah Dominic sendiri. Dan lebih buruk lagi, Dominic bahkan berpura-pura tak mengenalnya di sekolah. Leilah berharap ia tidak perlu menjadi dirinya yang selama 5 tahun berpisah dengan Dominic. Namun sikap Dominic memaksa Leilah menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. ~❤~ "Semuanya tidak akan menjadi rumit jika kau tidak membuatnya rumit." Bisik Leilah perlahan. "Kau sendiri yang bilang, kau adalah King. Murid - murid lain akan mendengarkanmu." Leilah menatap lurus ke arah Dominic. "Kau tak tahu perjuanganku untuk tiba di posisiku saat ini. Kau tidak tahu betapa sulitnya hidupku!" Kata Dominic dengan nada membentak. Mendengar kata 'sulitnya hidup' seakan memicu Leilah sepenuhnya. Dalam satu dorongan Leilah membalik keadaan dan mendorong Dominic ke tembok. Dan mencengkram baju Dominic dengan sangat kuat. "Kau tidak tahu apa itu 'sulitnya hidup'. Mereka yang berakhir seperti dirimu saat menghadapi kerasnya hidup adalah pengecut!" Kata Leilah dingin. "Kuberi kau waktu satu minggu. Atau..." Leilah mendekatkan wajahnya pada Dominic dengan senyuman yang membuat tubuh Dominic merinding. "Kau dan hirarki tercintamu akan jatuh." Bisik Leilah.
    WpPart
    Concluída
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
    ICE BOY (SUDAH TERBIT)
    ICE BOY SUDAH TERBIT DAN ADA DI SELURUH GRAMEDIA Unpublik ya critanya. Part bnyk yg di apus. "Lo udah sayang belum sama gue?" tandas Lea membuat Aldi terkejut. Karena Aldi diam saja Lea pun memilih mengalah. Sudah dikatakan bukan tidak ada ruang untuk dirinya dihati kecil Aldi. Memang benar. Tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya dihati kecil Aldi. "Yaudah kalo lo belum sayang sama gue sekarang, besok gue tanya lagi deh. Siapa tau lo kerasukan jin tomang terus lo ngomong sayang lea, ah senangnya" ucap lea yang membuat aldi melongo mendengarnya. "Lo gila ya?" ucap aldi heran dengan tingkah perempuan didepannya ini. Tadi lea berbicara bijak dan sekarang lihat lah otak lea mulai kembali gesrek. "Gila Karena lo!" jawab lea sambil tersenyum lebar. "Lo sinting!" ucap aldi membuat lea mengedikan bahunya tak peduli. "Sinting karena lo" jawab lea santai lalu lea berjalan meninggalkan aldi. Ini menceritakan tentang Lea yang giat berjuang untuk mencairkan dinginnya hati Aldi yang tidak dapat disentuh. Bagi Lea makian dan bullyan adalah hal yang sudah sangat biasa diterimanya. Bahkan urat malunya sudah putus, yang ada dibenaknya adalah 'Aldi milik Lea'.
    WpPart
    Concluída
    My Brother Is Mine [COMPLETE]
    My Brother Is Mine [COMPLETE]
    Ini cerita bukan sembarangan cerita . . . Ini juga romance bukan sembarangan romance . . . Tapi ini adalah cerita dimana banyak kisah lika-liku yang berujung bahagia atau "MUNGKIN" takdir merubahnya untuk menjadi tidak bahagia? . . Cerita ini tentang sepasang kakak beradik yang "MUNGKIN?" Jadi brother sister complex atau memang bukan brother sister complex? Tanpa basa-basi mending dibaca aja cerita ini,cerita ini terinspirasi ketika pikiran gua lagi gabut dan ternyata mungkin?ada di kehidupan nyata?? . . [📢BAHASA NON BAKU] Langsung dibaca saja, cekidot 👉
    WpPart
    Concluída
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • FLAMBOYAN
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Is It Home ?
  • CINTA DALAM KELABU
  • Complicated {Completed}
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • My Brother Is Mine [COMPLETE]

Pelangi yang Telah Lama Hilang

"siapapun tante, adik ayah, adik bunda, tetangga atau simpanan ayah, aku anggap tante cuma benalu tau" ucapku memberi penekanan pada kata simpanan. Wajah Tante Dista terlihat terkejut. "heiii.."ia membentakku "ga pernah di didik ya sama bunda mu, ternyata bundamu itu ga becus jadi seorang ibu ya pantas saja ayahmu tergila gila pada ku" "kamu ga usah senang dulu, suatu saat nanti aku yang akan mengusirmu dengan tanganku sendiri" sambungnya Aku menyeringai "barusan kau buat pengakuan kan" tanyaku menatapnya jijik. Tante Dista terlihat kikuk. "hahaa..... Jadi kau memang simpanan ayah. Dan masih sanggup tinggal dirumah kami. Ga tahu malu"ucapku dengan penekanan di kata simpanan dan malu. "kauuu-"ucapnya tertahan ketika bunda mulai mendekati kami. Aku mendekat ke arah tante Dista tetap mempertahankan senyum palsuku. Menginjak kakinya dengan keras, dan pura pura mencium pipinya dengan mesra. Dia menjerit tertahan dan aku senang. Tanganku yang bebas menarik rambutnya yang terjuntai panjang. Dia meringis dan mencengkram tanganku kuat kuat. Bunda tak pernah tau itu. Bunda hanya tersenyum dan menganggap semuanya akan baik baik saja. Padahal aku dan tante Dista sedang menyiapkan strategi perang kami masing masing.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo