Mawar Putih

Mawar Putih

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Namanya Jaya. Mahasiswa tingkat akhir salah satu universitas ternama. Jika saja hidupnya adalah video game yang mempunyai opsi restart, maka sudah sejak jauh-jauh hari ia ingin mengulang hidupnya dari awal. Sebab, ia merasa hidupnya sangat membosankan dan jauh dari kejayaan. Hidup Jaya yang membosankan berubah semenjak ia memasuki dunia perkuliahan. Di universitas ternama, ia ditempa untuk terus berkembang setiap hari. Banyak hal baru yang ia pelajari, dan ada gadis yang ia jadikan pujaan hati. Namun, Jaya belum siap untuk menyatakan isi hati. Saat ini, sepucuk kertas adalah kanvas bagi Jaya untuk melukis rasa yang menggelora di dalam dada. Dalam dadanya, ia menyemai benih mawar putih. Apakah cinta dapat memekarkan sang mawar? Atau justru cinta akan jadi sebab gugurnya mawar sebelum mekar?
All Rights Reserved
#754
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • VIO RA
  • Twilight's Love Puzzle
  • Cinta Tak Bersampul [SELESAI]
  • Katresnan [TERBIT]
  • Komputer dan Gadis Itu
  • Lagu Cinta
  • This Feeling In Love

Ada yang dituliskan karena ingin disampaikan. Ada pula yang dituliskan hanya untuk dikenang dalam diam. Sajak Rasa bukan sekadar kumpulan kata, melainkan perjalanan rasa yang lahir dari tatapan yang terlalu lama, dari rindu yang tak terucap, dan dari keberanian yang terlambat datang. Ini adalah kisah seorang mahasiswa sastra yang jatuh pada keindahan yang sulit didefinisikan-tentang Aini, sosok yang tanpa sadar telah menjadi pusat semestanya. Setiap pertemuan singkat, setiap kebetulan yang diciptakan takdir, menjelma menjadi bait-bait yang ia rangkai tanpa tahu bagaimana akhirnya. Antara kopi yang mulai dingin, rokok yang terbakar perlahan, dan petikan gitar yang menggema di sudut malam, ia terus bertanya: Selanjutnya apa? Sebuah catatan kecil tentang rindu, kebingungan, harapan, dan kenyataan. Tentang mencintai dari jauh, tentang menulis tanpa perlu dibaca, dan tentang bagaimana kata-kata bisa menjadi tempat pulang bagi hati yang tersesat. Genre: Romansa, Sastra, Slice of Life Tag: #puisi #sajak #cinta #rindu #romansa #sastra

More details
WpActionLinkContent Guidelines