Bejo
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Tagsringan
Bejo tetap saja terdiam diantara beberapa santri yang tengah bersitegang dihadapannya. Ketika salah seorang santri menunjuk kearah Bejo, mengatakan kata-kata yang tak sepatutnya keluar dari seorang santri. Bejo mulai angkat bicara, sejenak Bejo tertunduk merapikan pecinya yang sedikit miring, Bejo menarik nafasnya perlahan dengan tenang Bejo berkata "Kang,,,kalau akang menuduhku dengan kata-kata seperti itu tadi, lalu apa yang membedakan kang Sugeng dengan orang-orang yang kang Sugeng katakan sebagai orang yang tak memiliki akhlak?" Semua santri memandang Bejo dengan pandangan yang takjub Bejo masih selalu terlihat berwibawa meski dalam keadaan yang marah, masih tetap tenang dalam keadaan yang keruh. Sedangkan Sugeng mendengar kata-kata Bejo membuatnya kesal wajahnya memerah antara malu dan marah. para santri yang tadinya tenang mulai kembali riuh dan memandang Sugeng. "Cukup Bejo." peringat Sugeng dengan nada cukup keras. Bejo hanya diam kembali merapikan pecinya yang sebenarnya sudah rapi, ia tertundung sejenak sembari tersenyum mengisyaratkan pada Sugeng agar menyelesaikan hal seperti ini dengan tenang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Di peluk Awan
  • BALAS DENDAM! ✔
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Love And Holidays
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • ZERGAN
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • DANADYAKSA
  • Without Title

Masa lalunya yang membuatnya enggan memeluk Awan. Lelaki itu tersenyum menatap Senja setelah mencoba untuk melamar Senja. Tapi Senja diam membisu, air matanya bersamaan jatuh bersama lukisan senyum getir di bibirnya . " Will you marry me ? " Awan menggenggam tangan Senja mencoba meyakini gadis pujaan hatinya dari kecil dulu . Senja mencoba meyakini apa ini mimpi, akankah ini mimpi. Apa Awan tak mengerti Senja melawan dunia yang membenci masa lalunya, Apa si bodoh ini juga mimpi sedang melamar Senja. " Jangan bego Awan ! " Senja melepas tangan Awan " lu kan tau masa lalu gue gimana ? " " Ya , gue tau. Gue lebih tau dari yang lu tau " Awan mencoba meyakini. " Nggak, ini nggak benar awan " Senja pergi meninggalkan Awan . " Apa gue salah cinta sama lu bego ! " Teriak Awan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines