Titik.
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Mga Boto 16
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Aug 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Katakan atau diam? Semua orang menganggapnya gila. Apa yang bisa dia lakukan? Mengeluh? Sudahlah, dia sudah sangat bosan. Menangis? seandainya dengan itu bisa membuat semuanya lebih mudah. Mengakhiri? Ya, sepertinya itu bisa di pertimbangkan. Mungkin terjun dari gedung lima lantai? Atau... mungkin gigi bisa memutuskan urat nadinya?. Kenyataannya, apa yang di alami Biru tak semudah yang terbayangkan. Hidup dengan bayangan-bayangan ilusi yang selalu membayangi setiap saat itu lebih dari menyebalkan. Bukan hal mudah untuk di jelaskan. Kalau saja tangan kecil itu tak merengkuhnya dan tak ada bisikan semangat yang tak sengaja diucapkannya, mungkin Biru sudah lama menyerah.
All Rights Reserved
#109
anxiety
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Langit Biru [END]
  • DISA | broken
  • ARIEANNA
  • Sangkar si Biru [On Going]
  • Rengkuh Sang Biru
  • Selaksa Lara (On Going)
  • Berandal school is a good Papa
  • VANILLABLUE
  • SUARA BIA (TAMAT)

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman