Gejolak Rasa yang Tak Pernah Bebas

Gejolak Rasa yang Tak Pernah Bebas

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 31, 2022
Lisan membisu ketika hati dipermainkan waktu, namun tidak dengan sajak yang tak pernah jemu mengutarakan kisah kelabu. Senantiasa menanti ucapan rindu yang tulus dari impian yang pernah terbelenggu, mengharapkannya tersenyum dalam genggaman kalbu.
All Rights Reserved
#282
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Rindu
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Di Setiap Bilik Hati, Ada Kamu
  • KITA
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Tentang Kita
  • Barisan Penyesalan
  • ABSURD QUOTES I
  • Perihku Ditinggalkan
  • Balada Syair Sunyi

Coretan puisi maupun syair atau sebatas kata tentang rindu, temu, penantian juga hati. Kumpulan oret-oretan dua anak manusia yang suka baca dan suka puisi. Juga sumbangan puisi dan beberapa quotes dari Anonymous 'Hari ini cukup melelahkan saat bayangmu ikut muncul bersamaan dengan ingat yang tiba-tiba saja kembali' _Anonim_ 'Aku tidak pernah mengerti mengapa kau selalu datang saat hujan turun? Apa kau kutuk hujan dimataku hingga saat ia tiba ingatku tentangmu selalu hadir?' _Ken Auliya_ Start work Oktober 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines