IBU
  • WpView
    Odsłon 1,224
  • WpVote
    Głosy 61
  • WpPart
    Części 7
WpMetadataReadZakończone sob., cze 20, 2020
WpInfo
Literatura Faktu
NASKAH TEATER Tentang seorang Ibu dan Anak yang hidup di tengah pandemi di kota Paris yang kumuh. Masalah kian masalah mereka hadapi, sampai akhirnya Ibu mengambil sebuah keputusan yang menyedihkan. Pencipta : Jaellal Adam Dipentaskan Oleh : Teater Prodi Bahasa dan SastraPrancis, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya. Pemain : Gazarasta Malibu, Almira Mio, Wulan Deria. PERHATIAN : BILA INGIN MENGGUNAKAN NASKAH, SILAHKAN HUBUNGI PENCIPTA.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#195
naskah
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Hukum Cinta [ SELESAI ]
  • Wedding on Paper ✓Tamat
  • Mabuk CEO (SUDAH TERBIT CETAK)
  • Girl with stupid feelings
  • Cinta Alif
  • Balas Dendam Istri Yang Kau Remehkan (END)
  • Bayi Dosenku 2
  • The Bad Girl's Baby (Pindah ke Dreame)
  • neyquanza {End}
  • 𝐁𝐮𝐢𝐥𝐝 𝐉𝐚𝐧𝐧𝐚𝐡 𝐰𝐢𝐭𝐡 𝐘𝐨𝐮

14 tahun yang lalu, tepat hari meninggalnya Umi Zea beliau adalah istri dari Kyai Ahmad dan ibu dari 2 orang putri dan 1 orang putra l, yang bernama Zahrah Zea Zanitha, Raisya Nur Albirru dan Ameer Faiz. Umi Zea meninggal karena hukuman mati atas kasus pembunuhan pada putranya sendirian. Ning Zahrah tidak percaya bahwa ibunya yang punya gangguan mental, sifatnya yang masih seperti anak kecil mana mungkin bisa membunuh? Namun Kyai Ahmad tetap terus yakin bahwa istrinya itu lah telah membunuh Faiz. Ning Zahrah tumbuh diwilayah pesantren Arafah yang ada dibogor. Ning Zahrah bertekad untuk memberi keadilan pada uminya. Namun, ditengah perjuangannya. Allah mengiriminya sebuah penyakit yang mematikan. Ning Zahrah tetap sabar dan tabah. Bahkan ketika orang yang dicintai oleh Ning Zahrah yaitu Gus Ibnu Dhafi Fayruz Dicintai juga oleh Ning Raisya. " setiap pertemuan pasti ada perpisahan, dia yang memulai dia yang mengakhiri Tanpa ada kata maaf kamu pergi begitu saja, ikhlas adalah jalan yang paling tepat "

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści