Cinta Biadab

Cinta Biadab

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Mencintai merupakan rasa yang wajar. Tapi kalau minta di cintai itu bukan sekanario kita. Kita hanya bisa berencana dan Allah lah yang melancarkan rencana kita
All Rights Reserved
#185
menjadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • Alicia
  • Everything About You
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Anagata (END) ✅
  • Menikahi Pria Yang Pernah Aku Bully [END]
  • enemy be lover
  • Don't call it love!
  • SasuHina - By my side

Jangan dibaca ⚠️ saya tegaskan saya tidak bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa kalian setelah membaca cerita ini, karena cerita ini memiliki efek samping seperti, mual, muntah paus, patah tulang ekor, patah gigi, patah hati, depresi, stres, kesurupan, gila, insomnia, berdosa. (Hehehe becanda ✌️) Setiap orang pasti menginginkan menikah dengan orang yang tepat, untuk menjadi pasangan seumur hidupnya, karena pernikahan bukanlah sebuah permainan yang bisa menikah dengan siapapun itu, jika menikah dengan orang yang salah maka itu lebih buruk daripada tidak menikah seumur hidup. Begitulah arti sebuah pernikahan bagi Yeona, namun apalah daya dia yang sudah lama menyendiri agar terhindar dari pria yang salah malah terpaksa menikah dengan pria yang tidak ia kenal sama sekali, karena ulah orang tuanya. Pernikahan yang awali dengan cinta saja bisa berakhir dengan muda karena keegoisan sebelah pihak, lalu bagaimana dengan pernikahan yang tidak didasari cinta itu apakah akan bertahan sampai akhir hayat, ditambah lagi dengan sikap suami yang spek bocil kematian dan hobi bikin naik darah, bagaimana bisa dia mencintainya. Tapi, pepatah mengatakan, jangan terlalu membenci seseorang karena bisa jadi dia menjadi orang yang paling kita cintai suatu saat nanti. (Buset! Bijak sekalie saya)

More details
WpActionLinkContent Guidelines