Lotus
  • WpView
    Reads 402
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hawa dingin mengitari seisi kamarnya. Dengan selimut berwarna coklat muda yang masih setia memberinya kehangatan. Matanya masih sembab dan enggan membuka karena masih ingin melanjutkan mimpinya yang sialnya lebih indah dari realita kehidupannya tok tok pandangannya teralih kepada pintu kayu itu dan tak berniat membuka mulutnya untuk berbicara. Ia kembali memeluk benda lunak di samping nya melanjutkan tidurnya. Cahaya lampu terlihat dari celah pintu yang terbuka. "Ara ayo nak makan dulu". Ajar Maya, Bunda yang selalu menerima anak anaknya apa adanya. Maya makin mendekat dan membuka selimut yang tadinya setia di tubuhnya.
All Rights Reserved
#96
series
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • Patah Hati Setengah Komedi
  • Rewrite The Stars #MILER3 (Mini Book) (END)
  •  Benci Jadi Cinta {END}
  • Goodbye Alaska [END]
  • The Story Of Out Youth [ ON GOING]
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Devandra Mahendra
  • GRIZELLE [Completed]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)

Siapa yang menyangka jika hidup Mira akan berubah kala dokter mengatakan jika dirinya tengah hamil. Hamil sosok bayi dan bukanlah sisa makanan yang telah dimakannya selama ini. Tidak... Tidak... Mira tidak ingin semuanya terjadi seperti ini. Hidupnya sudah sempurna dan bayi ini bukanlah salah satunya. Tidak jika bayi ini adalah hasil pemerkosaan dari pria bajingan brengsek itu. Hidupnya tidak akan setragis ini bukan ? *-*-* Dalton berdiri dari tempatnya dan hendak mendekati Amira. Pria itu mendekatkan wajahnya ke wajah Amira hendak memberikan ciuman. Sebelum akhirnya Amira meludahi wajah Dalton yang membuat pria itu menghentikan tubuhnya dan memejamkan matanya. "Kau bajingan brengsek! Kau harus tau jika aku akan mengingat hal itu sampai kapanpun" ucap Amira tajam yang membuat Dalton menegakkan tubuhnya. Pria itu mengusap ludah dari wajahnya dan menatap Amira dengan senyuman tipisnya. "Kau benar-benar wanita sialan, Amira. Tapi apapun yang kau katakan tidak akan mengubah kenyataan" Amira semakin terdiam ketika menatap senyuman di wajah Dalton semakin terlihat menyeramkan lebih dari apapun. "Dan kenyataannya kau akan terikat dengan Bajingan Brengsek ini mulai sekarang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines