Ya Hubby

Ya Hubby

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 8, 2022
Karena dirinya, hanya menunggu satu buah kendaraan untuk pulang. Hanya satu, yang itu. Tidak mau yang lain. Tapi, sayangnya. Kendaraan itu sudah pergi tanpa penumpang. Meninggalkan ia terpekur di stasiun seorang diri Lalu, ia mengabaikan kendaraan lain yang menawarkan jalan untuk pulang. Tak pernah ia sangka, ada sebuah kendaraan terparkir selama itu hanya untuk menunggunya, walau penumpang lain berdesakan untuk naik, ia tetap menunggunya. Akan kah ia pulang? Akan kah kendaraan ini mengantarkannya menuju rumah?
All Rights Reserved
#912
ceritapendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trust
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Promise
  • ANNISA {ON GOING}
  • ALVIN (On Going)
  • Time Loop
  • Ex or New? [REVISI]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • kiara's dream
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines