Harga Sebuah Penantian

Harga Sebuah Penantian

  • WpView
    Reads 44,691
  • WpVote
    Votes 3,775
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
[ONGOING] WARNING !! HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA. SEBAGIAN PART DI PRIVATE. "Percayalah, meski kita berlayar di kapal yang berbeda, kita ditakdirkan menuju pelabuhan yang sama. Hanya hati dan keyakinan yang dapat melawan terjangan badai yang menghadang laju kapal kita masing-masing, agar sampai pada tujuan yang sama, pelabuhan cinta kita. Berjanjilah untuk setia dan sabar dalam penantian ini, lima tahun bukan waktu yang sebentar, aku akan menjemputmu kembali, di pelabuhan cinta kita. Berlayarlah sejauh kamu mampu, terbanglah tinggi sejauh yang kamu inginkan, tapi ingat ada hati yang harus kamu jaga. Jangan lupakan kodratmu sebagai wanita, tunggu aku pulang, melamarmu." 🌹🌹🌹 "Ketika kamu memutuskan untuk menunggu. Maka pastikan jangan sampai kamu salah tunggu. Yakinkan hatimu, bahwa dia memang berhak untuk ditunggu. Bisa jadi dia yang kamu tunggu, justru menuju orang lain! Jangan terjebak dalam dalam tipu daya penantian. Jika benar cinta, maka dia tidak akan membiarkanmu menunggu terlalu lama. Hidup itu pilihan, dan setiap pilihan ada resiko yang harus diambil. Semoga kamu tidak salah pilih, Jihan."
All Rights Reserved
#277
doktermuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • DAMIAN
  • Penantian Halal
  • Episode Kedua (Sudah Terbit)
  • REGATHAN [END]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Hijrahku Dan Hadirnya Ia
  • Sebuah Penantian [ END✔]

[AWAS!! CERITA INI MENGANDUNG KENYESEKAN, HARAP BIJAK DALAM MEMBACA!] Apalah arti penantian, bila yang ditunggu tanpa kepastian? Apalah arti penantian, bila yang ditunggu tak jua datang? Namaku Kejora. Gadis yang bodoh, sebab menanti sosok yang tak pernah bertemu. Gadis yang teguh pendirian sebab menempatkan hati pada sosok yang pengembaraannya entah sampai mana. Ini kisah tentang penantian yang tak biasa, yang mana aku harus meyakinkan hati untuk menunggu sosok yang benar-benar tak pernah berjanji akan datang bertamu. Lantas bagaimana akhir dari penantianku? Apakah masih teguh menanti sang Musafir? Atau malah memilih untuk menyerah? Terlebih lagi Sam--seorang pemuda mualaf yang berani melamarku. Aku tak tahu harus berbuat apa, dan biarlah skenario Semesta yang berjalan apa adanya. Penasaran? Kuy, dibaca kisah selengkapnya! :) Cover by Asep Hidayat

More details
WpActionLinkContent Guidelines