RESAPI, HAYATI, DAN AKHIRI

RESAPI, HAYATI, DAN AKHIRI

  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 20, 2020
WpInfo
No ficción
Pergulatan batin hati penulis yang membuncah dalam tatapan kosong tanpa ada makna yang terselubung dalam relung hati dan pikiran. Berawal dari keresahan yang setiap hari penulis harus merenungi. Agar memperbaiki kualitas dari. Meresapi setiap desahan napas ini. Sudahkah kita selalu bersyukur setiap hari? Paling banyak mana, banyak bersyukur atau banyak mengeluh? Itu setiap hari penulis selalu mengintrospeksi diri. Lebih banyak menghabiskan waktu yang tidak penting atau lebih menghabiskan waktu untuk berbuat kebaikan kepada orang banyak lagi. Ataupun sebaliknya. Mari kita berbenah diri dalam kehidupan ini. Itulah alasan yang penulis lakukan kenapa harus menulis judul seperti ini. Karena untuk memperbaiki diri sendiri.
Todos los derechos reservados
#205
renungan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • SHARING motivasi Kehidupan
  • ATMA: Menuju Sembuh
  • Letters for Self
  • Dear Renza [TERBIT]
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula
  • MALVEN ALVITO [Terbit]
  • LINTANG | E N D

[SELF IMPROVEMENT] Jatuh-bangun dalam kehidupan itu hal yang biasa. Namanya juga hidup. Kita dituntut untuk berproses dan tumbuh dengan tidak baik-baik saja. Setiap orang tumbuh dewasa melalui prosesnya masing-masing. Ada kalanya proses tumbuh dewasa itu terasa begitu melelahkan. Tidak dapat dipungkiri jika kekhawatiran dan ketakutan tumbuh dewasa akan menyelimuti. Proses panjang yang tidak berujung itu terkadang membuat kita lelah, hingga rasanya hampir menyerah. Namun, kita tahu jika proses tumbuh setiap orang berbeda-beda. Jika prosesmu terasa begitu berliku, tidak apa-apa. Itu artinya kau sedang dibentuk untuk menjadi sosok yang lebih kuat. Air mata yang kau curahkan pada setiap proses akan terbayar nantinya. Sebab, tujuan setiap manusia pastilah sama. Kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. . Cerita yang ditulis berupa esai berdasarkan pengalaman penulis. Melalui cerita ini, penulis berharap siapa pun yang membaca dan mungkin tengah berada dalam fase yang sama, dapat ikut mengambil pesan kehidupan yang penulis rasakan. "Aku ternyata mampu bertahan sampai sejauh ini. Jadi, aku percaya jika kalian bisa melakukan hal yang sama. Kita lakukan sama-sama ya, untuk terus berjuang dan jangan menyerah." - Author. . ©2022 By : Lala Cha Revisi - 2024 Rank : #1 - Improvement (220423) #1 - Motivasi Diri (220510) #5 - Nonfiksi (240125) #2 - Self Improvement (240215)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido