SUARA RINDU ("Mau dengar suaraku?")

SUARA RINDU ("Mau dengar suaraku?")

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 6, 2021
Suara hadir... ...sebagai pengingat pada dalamnya rindu. Ketika mendengarnya, aku teringat tentangnya. Ketika mengenangnya, aku tersesat dalam bayangnya. Aku... ...untuk kesekian kali, kembali rindu pada masa itu.. Jadi, maukah kau mendengar suaraku? -DAVIOLA- (Ps: cerita tidak mengandung unsur SARA)
All Rights Reserved
#79
suara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines