J E D A
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
WpInfo
Fanfic
J E D A(sedang berjalan) ---- 'Meski menangis tidak dapat menyelesaikan masalah,namun ia bisa menjadi obat penenang. Menangis dapat membuat jiwa berangsur angsur tenang,meski dadamu sesak dan hidungmu tersumbat,percayalah! Rasa tenang akan muncul setelah kamu mengerahkan seluruh kekuatanmu untuk menangis. Kemudian kekuatan baru akan muncul yang akan membuatmu berani menghadapi semua permasalahanmu' 'Mungkin mayoritas pria menangis disebabkan oleh perasaan mereka yang sedang dirundung bahagia' 'Jadi,maukah kamu menangis untukku dalam rangka berbahagia?' --- Copyright 2020 by NayLarasati
All Rights Reserved
#14
jeda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • HUSBAND FOR ME ~ LEE JENO NCT X OC (FanFict)
  • Strong Girl Michella (END)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Grafi [End]
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • If I Leave (JENLISA) ✔️
  • JEDA CERITA KITA
  • ANTARES
  • AKSA

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines