Angel with A Devilish Smile

Angel with A Devilish Smile

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 26, 2022
George tidak akan bisa terlepas dari tuduhan yang dapat menghancurkan seluruh masa depannya itu, jika tidak bertemu Miriam. Ya, tuduhan bahwa dia telah melecehkan seorang teman wanita. Dia bahkan terancam putus sekolah, bahkan tidak lolos untuk masuk ke universitas paling bergengsi. Benar saja, Miriam membantu George dengan mudah. Mengembalikan kehidupan George seperti semula. Hal itu terdengar oleh kedua orang tua George yang kemudian memutuskan untuk menjodohkan anak mereka tersayang dengan Miriam. George menolaknya. Tentu saja, karena dia telah memiliki kekasih yang dia sayang. Bagaimana dengan Miriam? Gadis polos itu telah merencanakan semuanya. Dia punya alasan mengapa membantu George. Bahkan, dia juga punya alasan mengapa dia tidak menolak tawaran perjodohan itu. Dia tidak peduli mengenai apa itu perasaan. Dia hanya peduli dengan tujuan utamanya. Lalu, apakah George bisa luluh begitu saja dengan Miriam si gadis polos dengan senyuman malaikat? Dan apa tujuan Miriam tiba-tiba melakukan itu semua? Namun, yang perlu diketahui, miriam akan membuat George luluh dengan senyuman malaikatnya. Tanpa peduli, adanya kemungkinan hal itu juga akan menyakiti George.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sparks Between Us
  • axiomatic love [REVISI] [ON GOING]
  • Amami
  • CHRONOPHILE
  • Warisan In Mission: Jeklin (TAMAT)
  • || PERJODOHAN ||
  • Amanda & Bima [TERBIT]
  • Unspoken Words
  • Upside Down

Sinopsis: Justin dan Juliette dijodohkan oleh kedua orangtua mereka-sebuah keputusan yang terasa konyol bagi dua pribadi yang tampaknya tak memiliki satu pun kesamaan. Justin, pria tampan, cerdas, dan populer, mempertanyakan keputusan ayahnya: mengapa harus dijodohkan dengan Juliette, gadis aneh yang sulit ditebak dan terlalu berbeda dari semua perempuan yang pernah ia kenal? Sementara Juliette, yang terbiasa hidup tenang dan berpikir kritis, tak habis pikir: kenapa semua orang mengagumi Justin seperti seorang dewa, padahal baginya pria itu tidak lebih dari ego besar yang dibungkus pesona palsu? Kencan pertama mereka berjalan mengenaskan-canggung, dingin, dan penuh keengganan. Hari-hari berikutnya tak jauh berbeda, penuh paksaan, rutinitas, dan usaha tak kentara untuk saling menjauh. Namun waktu memiliki cara tersendiri untuk meretas jarak. Di balik benturan kepribadian dan sikap saling menjatuhkan, perlahan muncul celah-tempat di mana pengertian mulai tumbuh, dan prasangka mulai goyah. Justin mulai melihat bahwa Juliette tidak seaneh yang ia kira. Justru berbeda-dan itu yang membuatnya istimewa. Juliette pun mulai menyadari bahwa di balik kesombongan Justin, ada sisi yang tak ia duga: rapuh, jujur, dan mungkin... tulus. Mereka tidak mencari cinta. Tapi mungkinkah cinta justru diam-diam menemukan mereka? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines