Angel with A Devilish Smile

Angel with A Devilish Smile

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 26, 2022
George tidak akan bisa terlepas dari tuduhan yang dapat menghancurkan seluruh masa depannya itu, jika tidak bertemu Miriam. Ya, tuduhan bahwa dia telah melecehkan seorang teman wanita. Dia bahkan terancam putus sekolah, bahkan tidak lolos untuk masuk ke universitas paling bergengsi. Benar saja, Miriam membantu George dengan mudah. Mengembalikan kehidupan George seperti semula. Hal itu terdengar oleh kedua orang tua George yang kemudian memutuskan untuk menjodohkan anak mereka tersayang dengan Miriam. George menolaknya. Tentu saja, karena dia telah memiliki kekasih yang dia sayang. Bagaimana dengan Miriam? Gadis polos itu telah merencanakan semuanya. Dia punya alasan mengapa membantu George. Bahkan, dia juga punya alasan mengapa dia tidak menolak tawaran perjodohan itu. Dia tidak peduli mengenai apa itu perasaan. Dia hanya peduli dengan tujuan utamanya. Lalu, apakah George bisa luluh begitu saja dengan Miriam si gadis polos dengan senyuman malaikat? Dan apa tujuan Miriam tiba-tiba melakukan itu semua? Namun, yang perlu diketahui, miriam akan membuat George luluh dengan senyuman malaikatnya. Tanpa peduli, adanya kemungkinan hal itu juga akan menyakiti George.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dikejar Jodoh
  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
  • Warisan In Mission: Jeklin (TAMAT)
  • Young Marriage
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Komandan Tampanku
  • Upside Down
  • Nearby Relations
  • Girl's

Di usianya yang baru 22 tahun, Mili merasa hidupnya mulai terkekang oleh desakan sang Mama yang ingin segera menjodohkannya. Menolak keras perjodohan itu, Mili memutuskan merantau ke Jakarta demi mencari jodohnya sendiri sebelum usia 24 tahun. Pencarian itu tidak berjalan mudah. Padahal, Mili hanya menginginkan lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Tentu bukan lelaki seperti Arsenal-anak dari kerabat jauh Mamanya-yang membuat Mili takut karena tatapannya yang tajam dan sikapnya yang mengintimidasi. Namun, kenapa tiba-tiba Mili tak memiliki pilihan selain mempertimbangkan Arsenal sebagai calon jodohnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines