EVANESCENT

EVANESCENT

  • WpView
    LECTURAS 64
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 23, 2020
Awal yang cukup menyakitkan bagi seorang Zara Madison.Bagaimana tidak?Hal yang tidak diduga terjadi padanya.Memilih menyerah saja,atau mungkin memimpikan seorang pangeran berkuda menjumpainya di alam mimpi lalu menyampaikan bahwa dia satu-satunya wanita yang beruntung.Beruntung atas apa?atas semua pelajaran dan moral yang didapatnya?entahlah. - - - - - Hai semua?!!❤ Aku harap kalian tertarik dengan ceritaku ini,mungkin gak bisa sesempurna cerita orang lain,but i hope kalian membantu dan memberikan kritik bagiku untuk lebih baik lagi. aku harap juga banyak yg vote dan comment. Aku ragu sih,soalnya pengikutku aja dikit banget😭😂 So... 幸せな読書 Shiawasena dokusho Selamat membaca @anathiczx ❤
Todos los derechos reservados
#710
cogan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Wild Guy [completed]✓
  • ARZARA
  • KAIZORA (END)
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • THE MOST WANTED BOY  [COMPLETED]
  • AZRAN DENGAN KISAH NYA
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • A dan Z [LENGKAP]

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido