Kalea (Proses Revisi)

Kalea (Proses Revisi)

  • WpView
    Reads 531,511
  • WpVote
    Votes 31,994
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
Kalea hanya ingin hidup tenang bersama ibunya, menjaga toko roti kecil yang menjadi sumber kebahagiaan mereka. Namun takdir perlahan mempertemukannya dengan orang-orang yang ternyata memiliki hubungan darah dengannya-keluarga yang selama ini tidak pernah ia kenal. Kehadiran Kalea membuka rahasia lama tentang bagaimana dirinya bisa hadir di dunia. Rahasia yang mengancam keharmonisan keluarga besar itu, menghadirkan air mata, kebencian, dan hati yang patah. Kalea tak punya kesempatan untuk menghindar. Semua datang secara bersamaan, menghimpitnya tanpa memberi ruang untuk bernapas. Dan ketika ia masih berusaha menerima kenyataan, sosok yang selama ini menjadi satu-satunya tempat pulangnya harus pergi untuk selamanya. Kini Kalea benar-benar sendiri. Di hadapannya terbentang dua pilihan: memperjuangkan hak yang seharusnya menjadi miliknya, atau pergi dengan tenang dan melupakan mereka semua.
All Rights Reserved
#443
rich
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • Mama! [✔️]
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • DELORA ✓
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines