Rinai Rindu

Rinai Rindu

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 23, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Rinai. Gadis manis dengan rambut sebahu gadis yang ia tahu tidak pernah sedih bahkan selalu memancarkan hal hal positif di sekitarnya. Banyak hal yang dijalaninya seperti hal kehidupan pada umumnya mencintai menyayangi dan menghargai. Membenci? Jika dilihat gadis itu seperti tidak pernah memancarkan tatapan benci pada orang bahkan orang yang menyakitinya sekalipun. Ada hal yang membuat Rinai tidak lagi menjadi gadis seperti deskripsi diatas. Banyak hal didunia ini bisa mengubah apapun itu "Janji jangan pernah tinggalin aku" ucap rinai di tengah hujan "Janji nay, sekalipun dunia ini benci sama kamu" ucap laki laki yang menemani sedari tiga tahun silam *Jangan lupa Vomentt
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#432
self
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALSTARAN [END]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Love or Life
  • AL: Stand Alone [END]
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • acalapati
  • Elvino Love Story

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan