Story cover for Cinta Dalam Diam by winditrianitaa
Cinta Dalam Diam
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 21, 2020
Ini adalah bagian part II cerita Cinta Dalam Diam. Part I ada di cerita sebelumnya di akun yang berbeda namun nama pengguna sama.


Selamat membaca kisah Farhan Surendar Wijaya & Winal Rosmalia !!!!


Awal cerita

Bercerita tentang Farhan Surendar Wijaya. Murid laki-laki paling berpengaruh di Sekolah, yang selalu menjadi pemimpin dalam sebuah eskul sekolah yang bisa di bilang cerdas.

Dan Winal Rosmalia perempuan yang berprestasi, pintar dan teladan di sekolah. Winal adalah seseorang yang selalu mengharapkan balasan cintamya dari Farhan yang sampai saat ini tidak pernah sedikit pun Farhan ingin mengetahuinya. Winal selalu berusaha untuk mengerti terhadap sifat yang dimiliki Farhan meskipun Farhan tidak pernah tau hal itu. Selamat membaca!!!!

Part II

Masih mencerita kan kisah yang sama dengan orang yang sama. Sebuah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tanpa ada balasan meskipun selalu memberi harapan tanpa pernah melihat siapa yang benar benar berjuang, Winal selalu melakukan apa yang dia inginkan sampai dia dapat, tanpa pernah memikirkan hal buruk apa yang nanti berdampak kepada dia, Farhan selalu memberi harapan yang bisa di sebut palsu, yang terkadang hanya mementingkan egonya saja sebagai mempertahankan harga dirinya ketika memiliki jabatannya.

***

Hallo selamat membaca yaa!!! Jangan lupa komen dan kasih vote di setiap masing - masing cerita untuk yang membacaaaa, plis yaa jangan sampe lupa kasih vote nyaa huhuuu🤗😭 aku butuh banget sama vote kaliann:)))) terimakasih bagi yang sudah membaca!!!
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta Dalam Diam to your library and receive updates
or
#116cintadisekolah
Content Guidelines
You may also like
Love Story In Friendship [End] by LiaAmelia19_
39 parts Complete
Persahabatan~Romance~Cinta~Religi "Jika hati gua udah ada satu nama wanita, ga akan ada wanita lain yang mengisinya," ~M. Shaka Dian Arganta~ "Persahabatan sangatlah penting sekarang, dan cinta ini biarkan dia menetap karena Allah. Aku masih mencintaimu Dian, jika memiliki mu hanyalah angan-angan, setidaknya mencintaimu bukanlah sebuah angan-angan bagiku. Lagi pula cinta juga tidak harus memiliki bukan." ~Aulia Khairunnisa~ "Karena cinta sejatinya datang di hati seseorang tanpa diminta, dia datang dengan sendirinya. Cinta memang rumit, dia bisa menghancurkan segalanya. Tapi jika kita bisa mengatasinya dengan lebih baik, in syaa Allah cinta lebih indah dari segalanya." ~ Cahya Alia Putri ~ "Selama ini saya tidak pernah berhenti berjuang Lia, walaupun tidak secara terang-terangan di hadapan mu. Akan tetapi terang-terangan di hadapan sang pemilik hati mu yaitu Allah. Karena yang tulus tidak akan pernah berhenti berjuang." ~Rifaldy Abdan Al Fajri~ Ikhwan : ~Muhammad Shaka Dian Arganta ~Rifaldy Abdan Al Fajri ~Muhammad Rahma Syabani ~Raihan Al Bani ~Bagas Ramadan Akhwat : ~Aulia Khairunnisa ~Cahya Alia Putri ~Anastasya Ajah Laksani Ini adalah kisah sebuah persahabatan, yang terdapat berbagai kisah cinta di dalamnya, entah kisah itu berakhir indah atau meninggalkan luka. LOVE STORY IN FRIENDSHIP _________________🌼🌼🌼_________________ Ini cerita pertama sang author, maaf jika alurnya masih nyeleneh hehe.. Jangan lupa follow dahulu sebelum membaca, dan tinggalkan vote di setiap chapter agar sang author semakin bersemangat membuat karya🥰 Terimakasih untuk kalian ♡ 🌼 HAPPY READING 🌼 #1- Islam #3- kisah cinta #3- kata hati
You may also like
Slide 1 of 6
Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓ cover
Love Letters [END] cover
Love Story In Friendship [End] cover
Cegil Komplek [00L] cover
A (Not) Perfect Life  [HIATUS] cover
HANDY [Slow Update] cover

Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓

15 parts Complete

Novel bisa dibeli di Shopee Jaehana_Store BAGIAN KEDUA SAPTA HARSA VERSI NOVEL || KLANDESTIN UNIVERSE "Kenapa lo jahat sama gue! Kenapa kemarin lo pergi? Kenapa? Kenapa lo ninggalin gue? Kenapa lo tega, Jen?" Haikal tak bisa lagi menahan kesedihan yang telah menumpuk di dalam dirinya. Jendral hanya tertawa kecil. "Lo ngomong apasih, Kal? Gue nggak pergi ke mana-mana, kita kan selalu sama-sama. Gue mana pernah ninggalin lo. Ayo ikut, gabung sama yang lain." Ia menarik tangan Haikal, mengajaknya berlari menuju sisi lain dari air mancur itu. Di sana, semua anggota Klandestin berkumpul. Beberapa duduk di atas ayunan yang berderit pelan, ayunan tersebut dihiasi dengan lampu-lampu kecil yang mengelilinginya. "Bang Haikal! Kenapa telat? Kita nungguin loh!" seru Cakra. "Kal, sini, ada mainan yang cocok buat lo," tambah Reihan. Namun, Haikal menggeleng. Ia justru menggenggam erat tangan Jendral di sampingnya. "Kenapa, Mbul? Main sana," Jendral menatapnya dengan heran. Haikal menggeleng lagi, kali ini dengan lebih kuat. "Gue takut," bisiknya, suaranya hampir tak terdengar. "Takut?" Jendral tertawa, seolah-olah hal itu adalah lelucon. "Seorang Haikal takut?" Haikal mengangguk, menahan diri untuk tidak menangis. "Gue takut kalo genggaman tangan gue lepas, lo bakalan pergi."