Call Us Pandhawa

Call Us Pandhawa

  • WpView
    LETTURE 757
  • WpVote
    Voti 166
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, feb 24, 2022
Yogyakarta. Siapa yang tidak tahu Yogyakarta, ibukota Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak yang bilang bahwa Jogjya istimewa, istimewa negerinya istimewa orangnya kota yang kental dengan budaya Jawanya. Selain menjadi destinasi wisata, Jogja juga mencetak generasi yang membanggakan salah satunya adalah SMA Budaya Nusantara,bisa dibilang sekolah berstandar internasional. Pencetak lulusan terbaik di jogjakarta. Yudistira Indra Manggala, Bima Pranadipta Satria, Arjuna Surendra Daniswara, Nakula Dewangga Alvredo dan Sadewa Hardinata Alvredo itulah nama para siswa kebanggaan. Banyak yang mengenal mereka karena mempunyai geng yang mereka namai PANDHAWA . Mereka menamai Pandhawa karena nama depan mereka sama dengan Pandhawa lima yang ada dalam pewayangan. Terlahir dengan visual yang tidak perlu diragukan ditambah orang tua mereka yang tajir melintir menambah daya tarik tersendiri mau tau cerita nya? skuy baca🌼
Tutti i diritti riservati
#6
storyschool
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • MAHACINTABRATA III: ARJUNA MENCARI CINTA
  • MAHACINTABRATA 4: ARJUNA MASIH MENCARI CINTA
  • ✅ Mahabharata What If 1: Arjun Gets Attacked in Dyut Sabha
  • Cahaya diantara Pandawa
  • Sang putri Mahabaratha.  By: QuennL
  • 𝐊𝐚𝐥𝐲𝐚𝐧𝐢 𝐀𝐭𝐦𝐚𝐣𝐚
  • Vidhi Ka Bandhan
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • O Maahi Re
  • Istri Pandawa

"Mahacintabrata" adalah sebuah novel modern bagi penyuka wayang atau siapa pun yang ingin tahu tentang seni warisan budayawan Indonesia ini. Kisah pewayangan akan diceritakan dengan bahasa yang sangat menarik dan mudah dicerna, sehingga membuat pembaca ketagihan dan penasaran akan cerita selanjutnya tanpa takut terjebak pada plot yang membosankan seperti membaca buku sejarah. Penulis telah menceritakan kisah Mahabharata dalam kisah roman antara Dewa Brata atau Resi Bisma di masa muda dengan Dewi Amba di Mahacintabrata I, lalu roman antara Pandudewanata dan Dewi Madrim beserta kedua saudaranya Destarastra dan Yamawidura dengan Dewi Gendari dan Dewi Kunti di Mahacintabrata II: Cinta Mati Dewanata. Kini saatnya masuk pada kisah Pandawa, yaitu kelima putra Pandu yang terdiri dari Yudhistira, Bimasena, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Arjuna adalah Panengah Pandawa, di masa mudanya dia adalah seorang ksatria yang berilmu tinggi, tangguh dan juga tampan, sedikit sombong namun dibarengi dengan sejuta prestasi dan keberhasilan, yang juga tidak luput dari beberapa kegagalan dan kesalahan namun tidak pernah membuatnya putus asa. Termasuk saat harus menghadapi tantangan dari rival-rivalnya yaitu para Kurawa alias saudara tiri Pandawa, Aradea alias Karna alias kakak tirinya satu ibu, dan Ekalaya, seorang raja yang tangguh dari Paranggelung. Lalu siapakah wanita yang pantas bersanding dengan sang ksatria berwajah rupawan namun bernasib malang sepanjang hidupnya dan tidak akan pernah menjadi raja ini?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti