Back To You

Back To You

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 29, 2025
Ketika segalanya berubah namun perasaan untuknya tidak pernah berubah. Sejak kecil Jocelyn selalu dihadapkan pada keadaan yang sulit. Kehadirannya yang tidak di inginkan oleh kedua orangtuanya, perpisahan orangtuanya, hingga harus tinggal terpisah dari ayah dan ibu kandungnya. Hingga saat ia menemukan seseorang yang benar-benar ia cintai dan membuatnya merasakan hal yang sama, Jocelyn sangat bersyukur. Tidak berlangsung lama hingga badai itu datang. Ia memutuskan untuk pergi meninggalkan semuanya namun tidak untuk perasaan yang dia miliki untuk pria itu. Bagaimana setelah beberapa tahun berlalu dan mereka kembali bertemu? Namun di balik itu Jocelyn menemukan kebenaran dimasa lalu. "If I could do it all again, I know I'd go back to you" -Jocelyn-
All Rights Reserved
#468
amnesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Shadow of Black Rose
  • Maaf untuk Berpisah
  • The Blooming Lady [completed]
  • PERSAHABATAN
  • Salju Pertama di New York
  • Years Later (Jookyun) ✔✔
  • EX's (Completed)
  • Promise Me ( END )
  • Hilang 2
  • DANADYAKSA

Peristiwa pembunuhan kedua orang tuanya, membuat Romeo bersikap waspada. Ia pun menyewa seorang bodyguard terlatih untuk melindungi saudara kembarnya, Flora. Namun, Flora justru membenci kehadiran sang bodyguard. Ia merasa kehidupan pribadinya mulai terusik oleh lelaki tampan berwajah dingin bernama Alsen itu. Flora mencoba bersabar, setidaknya sampai kasus pembunuhan terungkap. Akan tetapi, Alsen terlalu jauh mencampuri privasinya, sehingga Flora ingin Alsen secepatnya pergi. Berbanding terbalik dengan Flora, Alsen justru semakin memperketat pengawalannya. "Dalam situasi seperti saat ini, seharusnya Nona bisa menyimpulkan apa arti mawar hitam. Dendam, kebencian, dan ... kematian," desis Alsen. "Anda hanya memiliki dua pilihan, berlindung di balik punggung saya, atau berjalan sendiri dan mati sia-sia." Apakah kebencian Flora terhadap Alsen akan terus mengakar di hatinya? Terlebih ketika lelaki penuh pesona itu berkali-kali menyelamatkan Flora dari percobaan pembunuhan. Dan siapa sebenarnya sosok pelaku pembunuhan yang penuh misteri itu? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines