Friends
  • WpView
    Reads 740
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Dari cerita ini seorang sahabat hanya mementingkan sahabatnya bahkan prioritas pun rela di jauh oleh sahabtanya hanya karena sahabatnya berharga baginya, mereka adalah Tania Aulia Putri dan Diansyah Adijaya,cerita ini Tania Aulia putri adalah seorang cewek yang dibilang malas dalam hal apapun kecuali pelajaran yang dia sukai dan perduli terhadap temanya,Tania juga tidak mendapatkan kasih sayang dari sosok ayah nya Diansyah Adijaya seorang laki laki yang di bilang tampan, cool,manis,dan murid pintar di sekolah tetapi memiliki watak yang cuek,dan tidak dapat kasih sayang dari orang tua setiap saat Diansyah hanya mendapatkan kasih sayang orang tua nya dalam keadaan tidak sibuk,hidup sendirian tanpa bantuan orang tua dan mandiri menggambarkan bagaimana penting nya sahabat dalam kehidupan kita Kalo sudah penasaran yuk langsung baca jangan bosan ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines