Huilend

Huilend

  • WpView
    Reads 744
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 5, 2021
Untuk setiap malam-malam yang selalu menjadi saksi tangisan Tidak ada manusia yang ingin takdirnya buruk, begitu juga denganku. Ini hanya tentangku, Lilie Aldiana. Tidak tahu sampai mana cerita ini berakhir, ataupun tidak akan pernah berakhir? Aku tidak tahu, lingkunganku yang buruk atau aku yang memang tidak pandai menanganinya. Saat aku tahu ternyata bungkam bisa membuat semuanya berakhir bukan sebaliknya. Copyright© 2021 Note: Dari beberapa part terdapat sedikit unsur adegan kekerasan. Jadi untuk pembaca dibawah umur diharapkan tidak membacanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lily of the valley
  • 24/7 (HIATUS)
  • Thalia
  • Rintik Hujan [TAMAT]
  • Tangled Thread (On Going) HIATUS
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • ZiAron [END]
  • Bayi Dosenku 2
  • BarraKilla

Cahaya terbiasa menelan luka dalam diam. Rumahnya bukan tempat pulang, dan dunia terasa terlalu sempit untuk bernapas. Trauma membayanginya, membuatnya takut melangkah, takut percaya, bahkan takut mencintai dirinya sendiri. Tapi hidup terus berjalan, memaksanya bertahan di tengah kepahitan. Perlahan, ia belajar menerima luka, mencari cahaya di tempat yang gelap, dan merangkak keluar dari bayang-bayang masa lalu. Seperti Lily of the Valley-indah tapi beracun-Cahaya menyimpan kesedihan yang tak terlihat. Dan pertanyaannya, bisakah ia benar-benar sembuh, atau justru tenggelam semakin dalam? 26, 03, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines