We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cerita Bianglala dalam Semesta

Cerita Bianglala dalam Semesta

  • WpView
    Reads 1,291
  • WpVote
    Votes 248
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kelabu Nubiana di masa kecil amat menyukai bianglala. Tiada akhir pekan pun perayaan ulang tahun terlewati tanpa wahana favoritnya, hingga sebuah perkara memutarbalikkan Kelabu sebagai pembenci bianglala. Kiranya, bianglala menjelma bianglara dalam semesta sedari sosok berharga di hidupnya menghilang begitu saja. Tepat sesaat bianglala menjadi tempat terakhir pertemuan mereka. Pemilik Semesta masih mengatur jalan cerita. Kelabu beranjak remaja lalu berjumpa dengan pemuda bernamakan Baga Akarsa. Tak sedikit durasi dihabisi bersama membuat definisi akrab tercipta tanpa kehendak. Namun, siapa sangka, Baga rupanya menyimpan sesuatu yang selama ini Kelabu cari. Suatu hal yang bersangkut paut dengan kepergian sosok itu. Rangkaian kenyataan yang ditutupi perlahan terbongkar. Diiringi akhir yang kian menghampiri dan Kelabu harus kehilangan, lagi. "Kelabu, bianglala di cerita kamu belum saatnya untuk berhenti. Biarkan bianglalamu tetap berotasi, ada ataupun ketiadaan dia di semesta ini." [Bab baru akan dipublikasi setiap hari Sabtu]
All Rights Reserved
#84
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Smeraldo [End]
  • Peluk Aku, Tuan
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Amērta.
  • HE IS MARCH
  • Bianglala Tanpa Warna [COMPLETED]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • MARSHED
  • Ex or New? [REVISI]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines