School, Friendship & Love

School, Friendship & Love

  • WpView
    LECTURAS 197
  • WpVote
    Votos 43
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 20, 2020
Masa SMA, masa 17-18 th. Masa dimana kita semua mulai merangkak meraih mimpi dan hendak mewujudkannya. Masa yg menjadi jembatan menuju sosok dewasa diri kita. Dan masa yg mengajarkan kita akan suka, duka, pahit, asam dan manisnya kisah abu-abu tentang persahabatan juga cinta. Seperti kisah abu-abu yg terjadi di SFHS (Seoul Favorite High School). Kisah remaja yg melalui masa 17-18 th. Tentang lika-liku kehidupan sekolah mereka, tentang persahabatan yg menguji rasa kasih juga kepercayaan mereka dan rasa cinta yg menguji persahabatan mereka. Tidak mudah menjalani kisah mereka. Karena semesta yg terus ikut campur tangan membuat semuanya berliku dan semakin kelabu.
Todos los derechos reservados
#911
itzy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 8 LETTERS [chenle-ningning]
  • Pretended || Avoidant ✅
  • Di Bangku SMA | 00 Line
  • Bukan Musim Dingin [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Kelas A [End]
  • [✓] The Right Heartbeat
  • PROM NIGHT HIGH SCHOOL [END]
  • Choices
  • Unread Massages

SMA punya banyak kenangan dan cerita menarik bagiku. Masa dimana aku mengenal dewasa dan segala hal baru tentang dunia. Tentang cerita dengan banyak gelak tawa dan bahagia, beragam luka dan obatnya, obrolan tengah malam, juga akhir pekan yang menyenangkan. Kepalaku memutar banyak ingatan acak dalam 3 tahun itu, dan nama Akalanka adalah yang paling bisa kukatakan menduduki posisi pertama kenangannya. Kami berdua mengukir banyak memori di setiap tempat favorit yang tidak pernah bosan dikunjungi. Bertukar cerita, walaupun awalnya kuakui agak sulit membuatnya sudi membuka suara. Saling menguatkan dan mendengarkan dengan cara yang berbeda, sampai mencari kebahagiaan kecil yang terselip di beberapa tepian adimarga yang sering kami lalui bersama. Selamat datang di lembar kenangan bahagia dan luka perihal kesayanganku. Kilas balik seorang laki-laki sehangat mentari pukul tujuh pagi, yang hilang membiarkan jejaknya melekat pada setiap sudut ruangan. Lalu sepenuh rindu, aku menunggunya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido