EXPECT
  • WpView
    Reads 4,260
  • WpVote
    Votes 268
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 20, 2024
Argi Naufal, kapten tim basket, punya geng namanya MOIRA. Jika ditanya soal patah hati mungkin kebanyakan orang akan bilang bahwa tak mungkin seorang Argi pernah patah hati, yang ada pasti banyak cewek yang dipatahin hatinya oleh Argi. Tapi percayalah, hatinya pernah patah. Atau mungkin sampai sekarang pun masih patah. Siapa sih yang mematahkan hati Argi sedemikian patah? Harapan, iya harapan. Argi pernah berharap pada seseorang, lalu orang itu mematahkan hati Argi sepatah-patahnya. Benar kata pepatah bahwa berharap pada manusia adalah sakit hati yang disengaja. Iya Argi menyetujuinya, rasanya sakit. Argi dekat dengan banyak wanita di sekolahnya, setelah putus pun hanya butuh waktu satu hari dan dia langsung punya gandengan baru. Semua wanita di SMA PERTIWI yang mendekatinya akan dia terima dengan senang hati kecuali satu orang yang tak akan dia terima, Naya Adalia.
All Rights Reserved
#243
girls
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • NEPTUNUS
  • The Real Of Me
  • RAJAWALI
  • Difficult : Ketika Sulit Untuk Mengerti Artinya Mencintai [Completed]
  • FRIENDzone (Completed)
  • ARGLADIS
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • Ketos Vs Adek Kelas

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines