Penantian Panjang [End]

Penantian Panjang [End]

  • WpView
    Leituras 11,025
  • WpVote
    Votos 1,513
  • WpPart
    Capítulos 51
WpMetadataReadConcluída dom, jun 20, 2021
Apa salahnya jika seorang perempuan lebih dulu mengungkapkan perasaannya pada seorang pria yang sudah lama ia suka? Sepertinya itu hal mutlak yang tak perlu dipermasalahkan. Bagaimana jika cinta yang baru saja tumbuh harus sirna secepat kilat? Apa yang bisa dilakukan jika semuanya telah terlambat? Tidak akan ada dan semuanya tidak akan bisa terjadi lagi jika telah terlambat. Mungkin kita akan berjumpa lagi di tempat yang berbeda, namun masih dengan rasa yang sama.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DiaNda (END)
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)
  • From Scarleta To Geraldo
  • Love In Silent(END)
  • Platonic Love [Completed]
  • Oh My Captain
  • Melupakan Sebuah Kenang [ END ]
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]
  • Groove Of Love [END]
  • Ikhlas Bersamamu |END|✓

Kisah cinta mereka tida biasa. Harus saling berjuang untuk mempertahankan. Disaat cinta mulai tumbuh di antara salah satunya, kenapa selalu saja ada satu insan yang tidak menyimpan rasa lebih dari seorang teman ataupun musuh? Seperti seorang perempuan bernama Diandra Seirian Adeline, dia tidak mudah mencintai, tidak pernah mencintai, dan sulit untuk mencintai. Hatinya sangat dingin, sampai tidak ada seorangpun yang dapat memecahkan kesepian di dalam hatinya, belum ada yang mampu menembus melewati kutub utara yang dia buat sendiri. Sedangkan seorang Daren Seiisylt Aaron, dia tidak pernah berhenti mencoba, berawal dari rasa penasaran, hingga tumbuhlah cinta tanpa diminta. Perlahan cinta itu mulai merasuk ke dalam dirinya, secara perlahan, tapi semakin menusuk saat tau yang dia cintai tidak mencintainya kembali. Cinta merasukiku, lalu kenapa dia sendiri yang hilang tanpa permisi Apakah setiap pertemuan selalu ada perpisahan? Jika iya, maka ajarkan aku untuk melupakan Agar saat aku mencintai, aku tidak akan takut kehilangan Dan aku akan mengajarimu tentang perjuangan Agar bintang tidak berusaha untuk tetap berkilau sendiri Setidaknya jadilah bulan yang menemani saat gelap menerjang terang. **** ~RezaNa

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo