Selindung Matilda

Selindung Matilda

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Selindung Matilda ialah gabungan 2 kata, Selindung (Sebuah topeng) dan Matilda (Perempuan yang bertarung penuh kekuatan). Ketika tak ada lagi daya bersuara, biarkan kata yang mengeja. Hidup adalah perjalanan segala siklus, naik turun tak pernah mulus. Segala riuh akan luruh, hanya hati kuat yang mampu bertaruh. Dalam pendarnya harap, kepada kata aku memilih terlelap. Salam #Gania20. Nb: Yang copas aku santet:v. #Karya murni, buah pemikiran sendiri!
All Rights Reserved
#37
kesadaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTERITY : Jiwa Yang Tak Sama ( Seri 1✅, 2 ✅, 3 ⏳)
  • Everything Will Be Okay
  • JANTRA JALA JIWA
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Dimensi Angin Benua
  • Whisper Of Destiny
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]
  • DUA GARIS
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS)

Ia terbangun dalam tubuh yang bukan miliknya. Jiwa tanpa ingatan, terperangkap dalam raga seorang penjahat yang bahkan dunia pun enggan mengingat namanya-Navarro. Namun, kematian tidak semudah itu membiarkannya pergi. Dengan setiap langkah, ia menggali nasib yang telah digariskan untuk tubuh ini: takdir kelam yang berujung pada kehancuran. Dan saat kebebasan tampak mustahil, sesuatu yang lebih mengerikan datang menghantuinya-ikatan paksa dengan iblis neraka. Rahasia demi rahasia menyelubunginya, seperti jaring yang semakin rapat menjerat. Masa lalu Navarro yang terkutuk, kekuatan gelap yang bersembunyi di sudut jiwanya, dan bayang-bayang yang memburunya tanpa henti. Takdir telah menggoreskan kisah yang tak bisa ia ubah, tetapi jika ia hanya pasrah, maka akhir dari semua ini hanyalah kematian. Dibelenggu oleh dosa yang bukan miliknya, dikejar oleh takdir yang ingin menghabisinya, ia harus memilih: menyerah pada kehancuran atau menantang langit dan neraka untuk menulis ulang nasibnya sendiri. Tapi bisakah seseorang yang bahkan tidak tahu siapa dirinya melawan takdir yang telah tertulis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines