JOGJA
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 10, 2021
"Aku percaya, kebahagiaan akan datang dan membuatku tersenyum lagi." ~ Jogya Adistia Pramudhita " Dan aku percaya, kebahagiaan itu mempertemukan kita di Yogyakarta." ~ Javiero Madison ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ Berawal dari pertemuan mereka di Pantai Parangtritis, secara unik. Jogya yang sewaktu itu tak percaya lagi akan adanya pertemanan, menjadi sedikit percaya semenjak bertemu dengan Javiero Madison. Cowok itu selalu ingin masuk ke kehidupannya yang jauh dari kata bahagia. Cowok itu selalu ada di samping Jogya sebagai pengganggu. Sampai pada saatnya Javiero tahu bahwa hidup Jogya senasib bahkan lebih buruk darinya. Javiero hanya menginginkan dirinya ada di dalam kehidupan Jogya, bersama dengan cewek itu. Menemani Jogya dan menghiburnya. Kedatangan mantan Javiero, ditengah tengah kisah mereka, membuat Jogya membenci cowok itu. Ada sebuah panah yang berhasil menembus lukanya lagi. Dipertemukan di Yogyakarta, akankah mereka berpisah di Yogkyakarta juga?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KISAH JOGJA
  • For My Daughter
  • ADISYA
  • Duranta Repens
  • Prenuptial Agreement
  • Sepotong Aksara di Jogja
  • Bucin || Jikyu [END]
  • Yogyakarta Mendarah

Ini tentang Sadewa Aditandra (17), cucu Sultan Yogyakarta yang memimpikan 'hidup biasa'. Bukan karena embel-embel gelar, bukan pula karena status. Dia cuma ingin hidup tanpa ekspektasi tinggi orang-orang yang melihatnya sebagai Raden Mas Sadewa Aditandra Tedjodiningrat. Beruntung, setidaknya Dewa punya dua sahabat setia. Namanya Gemintang Rayen Prakarsa (17) dan Widya Narawita Kinanthi (17). Berkat mereka, hidupnya yang penuh dengan tata krama itu tidaklah terlalu membosankan. Hingga pertemuan dengan Rahayu Sekartaji Widuri (17), gadis Bandung dengan lidah tajam dan sikap ketus, merubah hidupnya menjadi hectic tiap hari. Rahayu itu tidak peduli pada gelar, tidak kagum pada silsilah. Dia melihat Dewa sebagai Dewa, si bocah menyebalkan yang kadang tulus dan aneh. Diawali dengan pertengkaran kecil dan saling mengejek, nyatanya hubungan mereka justru berubah menjadi ikatan emosional yang dalam. Namun, akankah mereka mampu bertahan ketika dunia tempat mereka berdiri ternyata tidak sesederhana itu? © SeaEarlyMorning

More details
WpActionLinkContent Guidelines