Pejuang Sarjana Emas

Pejuang Sarjana Emas

  • WpView
    LECTURES 405
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadTerminé mer., sept. 2, 2020
WpInfo
Histoires vraies
Anna, gadis desa yang telah menyandang gelar S.E itu lebih suka menyebut dirinya sebagai Sarjana Emas ketimbang Sarjana Ekonomi. Setelah berjuang ditemani ayah dan ibu dari semester satu hingga enam di bangku perkuliahan, Anna harus menerima kenyataan pahit diakhir perjuangannya. Sang ibu berpulang kepangkuan-Nya setahun menjelang Anna menggenapkan empat tahun perjuangan meraih S.E. Berselang lima bulan setelahnya, sang ayah yang tak kuat melawan tumor tonsil ganas pun menyusul ibu keharibaan-Nya. Namun, Anna harus tetap menyelesaikan perjuangan demi masa depan dan adik bungsunya.
Tous Droits Réservés
#473
pendidikan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • Stairway to Unknown
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • Ketua BEM
  • Seana or Seano
  • Perihal Sandwich(End)
  • lupus
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata

Orang-orang melihatku dan mereka melihat kesempurnaan. Anna. Wanita karier dengan tatapan setajam pisau bedah dan senyum yang bisa memenangkan negosiasi miliaran dolar. Mereka melihat menara baja yang tak tergoyahkan. Mereka tidak salah. Tapi mereka juga tidak benar. Karena di balik setiap presentasi yang sempurna, di balik setiap senyum yang terkendali, ada sebuah retakan. Sebuah rahasia yang berdetak di dalam dadaku, menghitung mundur waktu dengan irama yang tak beraturan. Setiap pagi, aku membangun kembali benteng pertahananku. Memakai topeng baja, merapikan setiap retakan agar tak terlihat oleh dunia. Aku adalah arsitek dari kebohonganku sendiri, dan aku sangat, sangat ahli dalam pekerjaanku. Ada tiga orang yang mencoba meruntuhkan dindingku. Seorang dokter yang menatapku dengan tatapan penuh duka seolah sudah melihat akhir ceritaku. Seorang rival dari masa lalu yang mengawasiku dengan kecurigaan seorang predator. Dan seorang wanita yang melahirkanku, yang cintanya sedingin es namun menuntut kehangatan yang tak bisa kuberikan. Mereka semua mencoba menyelamatkanku dari sesuatu yang tidak mereka pahami. Mereka tidak tahu bahwa monster yang sebenarnya bukan berasal dari luar. Ia hidup di dalam diriku. Namaku Anna. Dan rahasiaku akan membunuhku. Pertanyaannya adalah, apa yang akan hancur lebih dulu? Tubuhku, atau topengku?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu