[C] Home➣Jungwoo

[C] Home➣Jungwoo

  • WpView
    Reads 4,911
  • WpVote
    Votes 922
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2020
Terperangkap di sebuah rumah yang telah pun terkunci. Amat tenang pada waktu siang tetapi amat seksa pada waktu malam. Pelbagai gangguan dia hadapi di dalam rumah itu. Bagaimana hendak keluar dari rumah itu? ↷ [warning!] contain mental disorder that might harm you. ^ ☞status ; completed✓ ✎start ; 200625 ⊗end ; 200707 © cherry-hwa | 2020 + #1 in darkness - 200626 #1 in halusinasi - 200626 #1 in kimjungwoo - 200626 #1 in insecure - 200626 #3 in kegelapan - 200626 #4 in jungwoo - 200704 #5 in nctu - 200626 #6 in horror - 210204
All Rights Reserved
#1
darkness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nyctophile 🌬
  • ✅ DENDAM
  • LOVING MR MAFIA {✓}
  • The Zarif Haikal Possession
  • MENTAL [HOLD]
  • Bab Terakhir (akan disunting)
  • Silent Melody {Terbit ebook}
  • Shh.. Dia Datang [C]

Description:~ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم "Hidup kita normal sahaja sehinggalah detik sepasang mata memaparkan dusta." - Naura Aku tahu disebalik bahagia dan jaya terselindungnya usaha dan korban. Dalam usaha juga perlukan harapan. Oleh kerana itu aku juga hanya meletakkan harapan pada perkara yang aku percaya. Masalahnya di sini, aku bukan seorang yang mudah percaya. Hidup aku dipenuhi dengan fana. Penglihatan aku hampir memaparkan dusta semuanya. Mungkinkah ini nasib aku seorang manusia yang mempunyai sepasang mata? Sejak kapan kurniaan deria ini membawa beban? Sepasang mata membuat aku berserah berkabilan, sepasang mata ini juga membuat aku bernapas ke luar badan. Bahkan menolak sang takdir yang menghulurkan bantuan. "Sudah di padahkan bahagia setelah hari hujan, mengapa tamak sungguh mahukan pelanginya sehingga berkali- kali sudah naiknya bulan?" ᪥ "Flower.. no worries." pujuknya tenang sambil senyuman tidak lekang dari bibirnya yang basah. "The devils... they're smart beings. While we, humans, are really fragile.." Aku memandang dia. "The fear only haunts us when we hesitated to Him. When our faith's on low." dia mengunci mulut buat seketika, dan apabila mulut itu terbuka, mantera magisnya dilafazkan, Sedar akan mesej tersebut mahu ditujukan kepada orang melayu seperti aku, dia tidak menggunakan mantera ibunda, "Ketakutan dan kebimbangan kepada hamba Nya yang tidak berkuasa tanda lemahnya Iman. Flower, for God's sake, we fight." Terima kasih kepada si dia, senyuman kembali tertera di sepasang bibir si dara. ❝I supposed she loves the nights but it counts miles to travel into his dreamland. That's it. What sounds fairytale remains fairytale." It's only possible in your sweet dreams, my Briar Rose." ... Hanya mampu melafazkan, 'jikalau lah permulaan bahagia bisa ditutup dengan penamat penuh tawa.. ' Noktah. 10.11.2019 TW💥 - ET, Scary shadows, Shar

More details
WpActionLinkContent Guidelines