SEKUNTUM SUARA ATMA

SEKUNTUM SUARA ATMA

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
WpInfo
Poetry
Kisah berpadu pada hati yang kadang ragu mengungkap rindu. Atau justru, tak lagi mampu menahan luka yang telah lama membiru. Terperangkap tiap sajaknya dalam jeruji qalbu tak kenal waktu. Masihkah kau butuh waktu tuk bersua tentang hujan yang telah lama berlalu? Masihkah kau butuh jeda tentang rasa yang telah bergelora mewarna semu? Mungkin sudah waktunya tuk kata memecah bingkai bisu Dan, kupersembahkan "Sekuntum Suara Atma," untukmu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Hitam
  • Rangkaian Aksara
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • ROMANSA KATA
  • senja di matamu
  • ketika ku harus memulai tuk berhijrah
  • ❄ Kata-kata Remaja ❄
  • Rintik Rindu
  • KELUH
  • Coretan Rindu

Selamat pagi, siang, sore atau pun malam. Dimana pun kalian, dan kapan pun waktunya, izinkan saya seonggok manusia yang begitu pecundang ini untuk menuliskan kumpulan coretan yang tersusun oleh rasa kepedihan. Mohon maaf apabila ada kesamaan pada kata atau pun kalimat yang saya tulis, sejatinya saya hanya menyuarakan apapun perihal rasa dan karsa. Entahlah apa pun yang saya tulis, sangat jauh dari kaidah puisi, sajak atau pun lainnya. Namun, izinkan saya bercerita. *Tetap ceria, dan ciptakan bahagia kalian masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines