We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mirror In Class : Cermin Dalam Kelas

Mirror In Class : Cermin Dalam Kelas

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"bagaimana penampilan ku hari ini..?" " terlihat kusam, mirip seperti anak berandalan" "cermin ini begitu besar, kenapa di kelas kita ada benda seperti ini..?" "ada umpama yang mengatakan 'hidup ini seperti cermin, dia akan tersenyum jika kamu tersenyum' " "kalau cermin ini bisa merefleksikan kepribadian seseorang, percayalah kamu salah satu dari orang yang paling baik hatinya" Masa masa SMA, ketika semua orang ingin bisa meraih cita cita nya, ada yang akan berusaha dengan maksimal namun ada pula yang tidak ingin mengeluarkan banyak tenaga , yang jelas, setiap orang ingin hidup bahagia dengan cara mereka sendiri. Masa masa SMA terasa sangat amat sulit untuk dilupakan, rasa cemas, takut, sedih, kecewa, marah dan cinta yang berlebihan di campur juga dengan kebahagiaan yang selalu mendampingi jiwa jiwa polos anak remaja yang tidak mengerti kerasnya hidup orang orang dewasa. Tak terkecuali dengan Putra, Pita, Benny, Fira, Rama, dan Dean. Siswa siswi yang sekarang menempuh pendidikan di SMA 12, mereka dengan latarbelakang pribadi yang sangat berbeda, namun akhirnya memilih untuk saling peduli satu sama lain. Update setiap senin
All Rights Reserved
#152
putra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHS : Dia Untuk Aku
  • GRIZLEN {On Going}
  • Jatuh, Suka Lagi ?
  • Awas Jatuh Cinta
  • Karena Kamu Rumahnya
  • PEMERAN UTAMA season 1
  • Cinta Dalam Diam

Kisah cinta memang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Tapi pada masa SMA, cinta itu terasa berbeda, terasa lebih berwarna. Pada masa inilah cinta bisa terasa sangat menggebu-gebu hingga pergolakan antara pikiran dan hati sering tidak menyatu. Hingga banyaknya pertaruhan; sahabat, prestasi, serta jati diri, hanya untuk satu nama cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines