Susan
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2020
DOK DOK DOK Suara pintu yang diketuk dengan keras. Terlihat seorang anak kecil berumur sekitar 5 tahun berdiri di sisi lain pintu. Menangis dan menangis. Hanya itu yang bisa dia lakukan. Meratapi suratan takdir yang dia terima. Tidak ada yang ingin terlahir dengan kondisi seperti itu dan juga tidak ada satupun manusia yang peduli dengan kondisinya. Begitulah dia lahir dan begitulah dia hidup.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Rean Sada -End-
  • Bad Daddy!
  • Jangan Dibaca Sendirian
  • Terluka
  • ECHO IN THE FOREST ✔ [TERBIT]
  • Kafka
  • Home?
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)

"I.. Ini salah Re," sedang anak kecil itu tertawa getir mendengar hal tersebut. "salah.." "semua emang udah salah dari awal kak. Semenjak hari itu, lagi dan lagi emang nggak ada yang pernah bener." Tuturan pilu mengalun, menjadi pengiring Isak kecilnya. "aku nggak mau minta apapun lagi. Terakhir aku minta, semuanya nggak pernah baik-baik aja." ⚠️ Dilarang Plagiat⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines