PETRICHOR

PETRICHOR

  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2020
Baginya hidup tak lagi indah, dunia tak lagi menyenangkan dan keberadaannya tak lagi berarti ketika seseorang memilih pergi meninggalkanya sendirian. Seperti hujan yang ia suka, tapi tidak dengan bau tanahnya yang biasa orang sebut Petrichor. "tidak tahu kenapa selepas kepergianmu, aku membenci hujan dan aroma tanahnya yang kamu sukai." "aku benci apapun yang mengingatkanmu padaku" katanya sekali lagi Kehilangan banyak orang menjadi beban berat bagi sang pemuja cinta sepertinya. Ia benar-benar hidup mengambang tanpa arah tujuan. Namun, bertemu seseorang yang baru membuatnya mulai mengerti perihal apa itu mencintai. Pun membuat ia kembali percaya dan sadar bahwa hidup tak hanya tentang pacar atau hati yang hancur.
All Rights Reserved
#141
perempuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKRA STORY Aksa & ayra
  • Skies dër Heksa
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • Aku Tidak Percaya Cinta (End)
  • Goodbye Alaska [END]
  • MASHIRO | OPEN PO
  • Last but Not Least
  • PESTA SUNYI (TERBIT)

ayra seorang perempuan cantik manis permata kecoklatan yang sedang termenung sembari melihat langit langit "kenapa wanita itu yang harus datang?" air mata membasahi pipinya yang indah mulus, air mata terus menerus keluar sampai dimana seorang pria datang menghampiri nya lalu duduk di samping, dan menoleh ke arah nya tangan mengelus kepala yang amat sehat itu indah dan mempunyai warna sedikit kecoklatan "Alangkah baik ya dia tidak datang di kehidupan mu" pria tersebut menepuk nepuk pelan kepalanya

More details
WpActionLinkContent Guidelines